Mahasiswa PMM UNIPMA Gelar Pelatihan Ecoenzim Alternatif Pengolahan Sampah Domestik di Bumi Rafflesia
Pada Sabtu (10/12/2022) dalam melaksanakan program Modul Nusantara berupa Kontribusi Sosial, mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dari UNIPMA Madiun

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
Bengkulu – Pada Sabtu (10/12/2022) dalam melaksanakan program Modul Nusantara berupa Kontribusi Sosial, mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) dari UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun) melakukan kegiatan dengan memberikan Pelatihan dan Pendampingan kepada warga Desa Mojorejo, Rejang Lebong, Bengkulu.
Kegiatan tidak dilakukan sendiri melainkan bersama dengan perguruan tinggi lain yang tergabung dalam kelompok 3 Modul Nusantara.
Terdapat tiga kegiatan yang dilaksanakan dalam kotribusi sosial ini, yang terdiri dari kegiatan menanam seribu pohon dan fun literasi yang ditujukan kepada siswa SD Rejang Lebong. Dilanjut dengan pelatihan ecoenzim dengan masyarakat Desa Mojorejo.

Adelia Rahma Shabira, mahasiwa Pertukaran Mahasiswa Merdeka, mengatakan bahwa kegiatan menanam 1.000 pohon dan fun literasi ini dilakukan dengan tujuan memberikan edukasi kepada siswa untuk menjaga kelestarian hidup tumbuhan serta sarana penghijauan bumi dan adanya fun literasi ini diharapkan dapat menambah minat baca siswa di SD Rejang Lebong.
Tidak hanya itu, Adelia, mahasiswa UNIPMA Madiun juga menjelaskan bahwa adanya pelatihan pembuatan ecoenzim ini sangat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Mojorejo yang mata pencariannya sebagai petani, karena dengan adanya pelatihan ini masyarakat dapat mengetahui bahwa sampah domestik dapat diubah menjadi barang yang kaya manfaat.
Kepala SD Rejang Lebong Bengkulu, Teguh Widodo mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini. "Dengan adanya program di sekolah kami, dapat memberikan edukasi bagi siswa siswi untuk peduli terhadap lingkungan dan dengan kegiatan fun literasi anak-anak menjadi semangat untuk membaca buku dengan cara yang menyenangkan,” katanya.

Hal senada diungkapkan Kusen, Kepala Desa Mojorejo. “Saya sangat senang dengan kedatangan mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka yang ingin memberikan pelatihan pengolahan limbah domestik menjadi ecoenzim, karena selama ini warga masih kesulitan dalam mengolah lombah domestic pertanian mereka,” ujarnya.
Kegiatan kontribusi sosial dalam Modul Nusantara ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Mojorejo, dimana untuk siswa bisa lebih giat dalam membaca setelah adanya fun literasi dan warga Desa Mojorejo dapat mengolah sampah domestic menjadi ecozim berjuta manfaat diantaya dalam menjernihkan air, menyuburkan tanah, dan pembasmi hama. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

