Advertisement
Indonesia Positif

Gelar Sosialisasi Kebangsaan, Kaharudi Jafar Ajak Millenial Ketahui Pentingnya Kebangsaan

Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Kaharuddin Jafar mengajak para tokoh masyarakat yang ...

TIMES Indonesia,
Gelar Sosialisasi Kebangsaan, Kaharudi Jafar Ajak Millenial Ketahui Pentingnya Kebangsaan
Tampak seluruh pemangku dan narasumber memberikan suasana di tahun keleluasaan. (FOTO: Kusnadi/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BONTANG Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Kaharuddin Jafar mengajak para tokoh masyarakat yang hadir untuk menyadari agar memberikan edukasi kepada kaum milenial.

Diketahui, generasi milenial disebut juga generasi X, generasi ini adalah generasi yang sudah berusia 11- 26 tahun.

Advertisement

Hal itu terungkap saat legislator Kaltim itu kembali mengadakan sosialisasi wawasan kebangsaan di kediamannya, Rabu (29/11/2023). Dalam momen ini dewan yang biasa di sama KJ itu mengingatkan millenial akan pentingnya wawasan kebangsaan.

"The Founding Funder telah menyusun sila Pancasila tidak sembarang, Mengurutkan sila Ketuhanaan di poin pertama bukan tanpa sebab,” ujarnya.

Dalam rancangan awal Soekarno, justru sila pertama pada Pancasila menjadi Ketuhanan itu ditaruh paling akhir. Kemudian bersama ulama dan tokoh negara lainnya menyusun sila 1 di posisi paling atas. Tujuannya? Agar selalu mengingat tanpa sebab Ketuhanan kita tidak akan bisa seperti ini semua.

Di kesempatan ini juga, Ketua Pengurus Pusat HMB se-Indonesia mengajak millenial untuk ambil isu kepemudaan. "Bagaimanapun jumlah kita akan lebih banyak dari bapak ibu sekalian di 5-10 tahun kedepan. Maka itu, faktor utama orangtua harus mengarahkan lebih awal sebelum adik-adik kita bergaul dan mengarungi hidup diluar,” ujarnya. 

Febri melanjutkan jika apapun pekerjaannya nanti, tanpa mental dan karakter yang kuat, akan terancam dengan mudah bisa terombang ambing zaman yang terus berubah cepat,”ungkapnya.

Advertisement

Di akhir, bersama dengan Kadis Kesbangpol Sigit Alfian, mengingatkan bahwa Bontang selalu kondusif di setiap momen-momen pesta demokrasi. Dan Bontang bisa jadi contoh untuk seluruh kota di Indonesia.

“Meski kondisi sosial masyarakat bontang beragam, kami minta tetap jaga kondusivitas, apalagi jelang Pemilu 2024 nanti,” ucapnya

Ia berharap Wawasan Kebangsaan menjadi modal dasar bagi siapa saja. Tidak ada kata terlambat karena semuanya dapat diatur sedemikian rupa agar keluarga yang kita menjadi keluarga yang sakinah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Kusnadi
PenulisKusnadiSarjana Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (1997). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 Meliput berbagai topik dan isu termasuk politik, hukum, umkm,ekonomi kreatif, wisata, olahraga hingga seni dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia