Advertisement
Indonesia Positif

Pemkab Mojokerto Salurkan DBHCHT Warga, Masing-masing Rp 1,8 Juta

Pemkab Mojokerto kembali menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat. ...

TIMES Indonesia,
Pemkab Mojokerto Salurkan DBHCHT Warga, Masing-masing Rp 1,8 Juta
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati pada saat menyalurkan bantuan DBHCHT di Pendopo Kemlagi, (FOTO; Dok. Kominfo)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MOJOKERTO Pemkab Mojokerto kembali menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat. Kali ini giliran warga Kecamatan Kemlagi dan Kecamatan Gedeg yang menerima bantuan yang berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ini.

Bantuan langsung tunai dari DBHCHT senilai Rp. 1,8 Juta itu masing-masing diserahkan kepada warga Kecamatan Kemlagi yang terdiri dari 900 buruh tembakau dan 41 disabilitas, lansia dan P3KE. Sementara warga Kecamatan Gedeg juga menerima bantuan masing-masing senilai Rp. 1,8 untuk 43 penerima dari disabilitas, lansia, P3KE dan 416 untuk buruh pabrik yang di PHK.

Advertisement

Penyaluran BLT tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto Try Raharjo Murdianto.

"Semua itu akan menerima bantuan Rp1,8 juta yang disalurkan bertahap sebesar Rp300 ribu selama enam bulan. Jadi totalnya Rp.1,8 juta" kata Bupati Ikfina, dalam keterangannya, Kamis (30/11/2023). 

Terkait bantuan BLT kepada KPM, bantuan tersebut akan diserahkan kepada ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK), balita kurang gizi, lansia, disabilitas, dan usia produktif yang perlu ditingkatkan ekonominya.

Selain itu, Bupati Mojokerto juga menjelaskan bahwa dana BLT ini bersumber dari pajak dari pita cukai rokok, yang sebagian diserahkan kembali kepada daerah termasuk Kabupaten Mojokerto ini, yang diperuntukkan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menegaskan, untuk penyerahan BLT dari DBHCHT tidak ada potongan sedikitpun.

"Uang Rp1,8 juta semuanya diterima jenengan tidak boleh ada potongan, tolong dihitung," tegasnya.

Advertisement

Bupati Mojokerto ini berharap para penerima bantuan dapat memanfaatkannya. "Itu diterima penuh ya. Silahkan dihitung dulu dan mohon dimanfaatkan dengan baik. Dan ini tidak boleh ada potongan-potongan dari pihak manapun," ucapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Thaoqid Nur Hidayat
PenulisThaoqid Nur HidayatSarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Jombang. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2022. Meliput berbagai topik meliputi lifestyle, pariwisata, hukum, lingkungan, dan isu ketidaksetaraan dalam ekonomi, sosial, dan politik.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia