Advertisement
Indonesia Positif

Kerasan di Tenda, Gebyar Pra Siaga

Begitu kerasannya berada di dalam tenda, anak-anak TK di Gugus 2 PAUD TK Pokja Kecamatan Bumiaji tidak bersedia tidak mau pulang. Mereka memilih tetap bertahan di tenda G ...

TIMES Indonesia,
Kerasan di Tenda, Gebyar Pra Siaga
Para siswa sangat bersemangat mengikuti Gebyar Pra Siaga Gugus 2 PAUD TK Pokja Kecamatan Bumiaji . (Foto: Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BATU Begitu kerasannya berada di dalam tenda, anak-anak TK di Gugus 2 PAUD TK Pokja Kecamatan Bumiaji tidak bersedia tidak mau pulang. Mereka memilih tetap bertahan di tenda Gebyar Pra Siaga yang dilaksanakan di Lapangan Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Hal ini membuat para orang tua dan guru harus membujuk anak-anak ini agar bersedia pulang karena hujan deras akan turun.

Advertisement

Memang seru melihat Gebyar Pra Siaga ini, karena anak-anak tidak hanya belajar kedisiplinan, namun juga menjadi kesempatan untuk berlibur anak-anak.

Meski tidak menginap, di sekitar lokasi juga didirikan tenda. "Anak-anak sendiri yang mendirikan tenda didampingi guru, mereka sangat excited mengikuti kegiatan ini," ujar Ketua Gugus 2 PAUD & TK Pokja Kecamatan Bumiaji, Mayunita Nurlaila.

Gebyar-Pra-Siaga-Kota-Batu-a.jpg

Menurutnya, kegiatan ini diikuti 7 lembaga dengan total jumlah peserta sebanyak 237 peserta.

"Kegiatan ini adalah salah satu bentuk selebrasi dari program P5, pelaksananya dari kelompok kerja gugus 2 TK dari kelompok kerja Bumiaji," ujar Mayunita.

Advertisement

Menurutnya beragam kegiatan dilakukan dalam Gebyar Pra Siaga ini, antara lain edukasi pendirian tenda, senam bersama, Apel Pra Siaga, Fun Games hingga edukasi selamat dari bencana.

Gebyar-Pra-Siaga-Kota-Batu-b.jpg

"Selain pemberian materi, kita lakukan simulasi evakuasi saat bencana alam. Tentu bukan sekedar simulasi bencana biasa, tapi kita gunakan pendekatan pendidikan untuk anak Paud dan TK dengan menggunakan lagu dan gerak," ujar Mayunita.

Menurutnya semua itu adalah untuk menanamkan karakter kebangsaan, dimulai dari kegiatan Pramuka Pra Siiaga, yang dikombinasikan dengan kegiatan yang menarik 

"Ini kegiatan Gebyar Pra Siaga pertama yang dilaksanakan di Kota Batu, kita yang mengawali," ujarnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muhammad Dhani Rahman
PenulisMuhammad Dhani RahmanPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2022. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia