Advertisement
Indonesia Positif

P5PPRA, MTsN 2 Madiun Sukses Gelar Aksi Kesenian Gembrung

MTsN 2 Madiun (Rejosari) menggelar aksi seni gembrung sebagai bagian dari implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin ...

TIMES Indonesia,
P5PPRA, MTsN 2 Madiun Sukses Gelar Aksi Kesenian Gembrung
Penampilan seni gembrung di MTsN 2 Madiun. (FOTO: MTsN 2 Madiun for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MADIUN MTsN 2 Madiun (Rejosari) menggelar aksi seni gembrung sebagai bagian dari implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (P5PPRA). 

Dengan tema kearifan lokal kesenian gembrung, acara ini menjadi momentum untuk melestarikan warisan budaya dan menggali nilai-nilai keislaman.

Advertisement

Kesenian gembrung, khas Madiun, merupakan seni tradisional yang mulai ditinggalkan oleh generasi muda. Meski demikian, warga Madiun berusaha mempertahankan kesenian ini, terutama dalam berbagai acara tradisional seperti selamatan bayi, aqiqah, khitanan, dan pengajian. Gembrung telah ada sejak awal kemerdekaan Indonesia, vakum beberapa lama, dan kembali aktif pada era tahun 1980-an.

Uniknya, kesenian gembrung membutuhkan keikhlasan hati dan stamina yang kuat dari semua pemainnya. Alat musik gembrung, yang melibatkan penerbang, penabuh kendang, penabuh timplung, dan peserta yang melantunkan lagu shalawat, menjadi bagian penting dari kesenian ini. Syair-syair dalam shalawat gembrung mencerminkan nilai-nilai agama, pesan moral, dan ajaran tasawuf tentang etika moral.

MTsN-2-Madiun-B.jpg

Sebagai upaya melestarikan kesenian gembrung di tengah arus globalisasi dan pengaruh media sosial, MTsN 2 Madiun mengintegrasikan gembrung ke dalam kurikulum merdeka. 

Peserta didik berlatih secara intensif dengan pelatih profesional gembrung selama satu minggu. Puncaknya terjadi saat aksi P5PPRA, di mana peserta MTsN 2 Madiun memukau penonton dengan tembang dan alat musik gembrung, duduk bersila dengan semangat yang memukau.

Advertisement

Salah seorang Tim Fasilitator P5PPRA Ratna Juwita Budi menyatakan, bahwa kesenian gembrung merupakan warisan budaya Islami yang dikenalkan kepada siswa dengan harapan agar seni ini tetap eksis di tengah maraknya budaya barat.

"Kami berharap kesenian ini menumbuhkan minat dan jiwa tradisi ini di kalangan peserta didik, khususnya di MTsN 2 Madiun," katanya, Sabtu (2/12/2023).

Dalam arahannya, Tim Fasilitator P5PPRA menyampaikan rencana untuk tetap menggelar pentas kesenian gembrung secara rutin ke depannya. 

"Tujuannya adalah agar kesenian gembrung Madiun ini tetap dikenal oleh generasi mendatang dan tetap menjadi bagian berharga dari kekayaan budaya lokal," jelas Ratna di MTsN 2 Madiun. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yusuf Arifai
PenulisYusuf ArifaiMagister Ilmu Hukum (MH) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Wartawan Madya Nomor 21969-Unitomo/Wdya/DP/X/2024/21/10/93, Editor Bahasa Arab dan Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia