Wujudkan Transparansi, Kemenag RI Manfaat Teknologi Digital pada Proses Rekrutmen Petugas Haji Tahun 2024
Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Dirjen PHU Kemenag RI) Hilman Latief mengatakan tahun ini Kemenag memulai rekrutmen petugas haji dengan ...

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
JAKARTA – Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Dirjen PHU Kemenag RI) Hilman Latief mengatakan tahun ini Kemenag memulai rekrutmen petugas haji dengan memanfaatkan teknologi digital.
“Pendaftaran petugas dilakukan dengan mengirimkan berkas pendaftaran melalui form digital atau email yang sudah disiapkan. Tidak perlu langsung datang ke Kankemenag Kota/Kabupaten,” ujar Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief dalam dikutip dari laman resmi Kemenag pada Selasa (5/12/2023).
Hilman mengatakan, penggunaan teknologi digital dalam proses rekrutmen petugas haji ini merupakan strategi Kemenag untuk mewujudkan proses rekrutmen yang lebih terbuka dan bisa menjangkau masyarakat yang domisilinya jauh dari kantor Kemenag Kota/Kabupaten.

“Semangat penggunaan teknologi digital ini juga untuk memberi kemudahan dan kesempatan yang sama bagi semua calon petugas dalam mendaftar meskipun mungkin domisilinya jauh dari Kantor Kemenag Kota/Kabupaten,” kata Hilman.
Menurut Hilman, penggunaan teknologi digital ini bertujuan untuk menghadirkan rekrutmen petugas haji yang lebih transparan dan mengurangi potensi bertemunya calon petugas dengan panitia rekrutmen.
“Ini menjadi komitmen Kemenag untuk mewujudkan rekrutmen petugas haji yang lebih transparan,” ujar Hilman.
Hal senada disampaikan, Direktur Bina Haji Arsad Hidayat yang menyampaikan komitmennya untuk melakukan rekrutmen petugas haji secara terbuka yang lebih profesional dan transparan.

"Rekrutmen ini juga akan dipantau oleh seluruh pihak. Bukan hanya oleh pengawas internal, tapi juga oleh pengawas eksternal termasuk dari ombudsman," ujar Arsad.
Ia mengungkapkan, rekrutmen petugas haji Indonesia rencananya akan mulai dibuka pada 5 Desember 2023. "Ada beberapa langkah yang akan dilakukan, dan insyaAllah hasil akhirnya akan diumumkan pada Januari 2024," tandas Arsad.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


