Indonesia Positif

Fakultas Ilmu Komunikasi Unitomo Gelar Workshop Digital Broadcasting

Rabu, 06 Desember 2023 - 22:19 | 36.15k
Workshop Praktisi Mengajar Digital Broadcasting di yang digelar Fakultas Ilmu Komunikasi Unitomo Surabaya. (Foto : Zisti Shinta/TIMESIndonesia)
Workshop Praktisi Mengajar Digital Broadcasting di yang digelar Fakultas Ilmu Komunikasi Unitomo Surabaya. (Foto : Zisti Shinta/TIMESIndonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr Soetomo Surabaya (Unitomo) mengadakan workshop mengenai dunia broadcasting, Rabu (6/12/2023). Workshop ini diikuti oleh puluhan mahasiswa Ilmu Komunikasi semester 3.

Tujuan dari pelaksanaan workshop ini adalah untuk mengasah kemampuan mahasiswa, khususnya bagi mereka yang memiliki minat di bidang broadcasting, sehingga mereka memiliki bekal yang lebih banyak sebelum terjun langsung ke dunia broadcasting.

Advertisement

Narasumber dalam workshop ini adalah Lukman Chairul Marzuki Koordinator Editing & Broadcasting PT Jawa Pos Media Televisi (JTV), yang menjelaskan materi mengenai peralihan analog ke digital. Dia membahas tantangan dalam pergeseran konsumsi media, persaingan platform digital, dan ketergantungan media sebagai pilar komunikasi.

Selain pembahasan teoritis, peserta juga diberikan bimbingan mengenai pengenalan alat dan cara penggunaan alat broadcasting.

Immanuel Yosua Tjiptosoewarno, Komisioner KPID Jatim dan alumnus Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr Soetomo  juga menjadi narasumber.

Pada kesempatan ini, ia menjelaskan peran penting broadcasting sebagai pilar komunikasi publik di tengah informasi yang melimpah. Terlebih lagi, dalam penyiaran, perlu dilakukan cek fakta dan informasi harus dibagikan kepada pendengar untuk mencegah penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.

Sementara itu Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr Soetomo, Dr. Harliantara, M.Si., menyatakan kegiatan Workshop Praktisi Mengajar merupakan bagian Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan yang melibatkan dunia usaha atau praktisi ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mahasiswa.

 "Kerjasama dengan dunia usaha dan industri yang semakin terbuka dapat berkelanjutan untuk implementasi program yang lebih unggul," ungkap Harliantara.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES