Advertisement
Indonesia Positif

Pelukis Jombang Sejukkan Tahun Politik dengan Pameran Lukisan

Kreatif dan inovatif, begitulah tindakan yang dilakukan oleh Komunitas Pelukis (KOPI) Kabupaten Jombang dalam menanggapi tahun politik ...

TIMES Indonesia,
Pelukis Jombang Sejukkan Tahun Politik dengan Pameran Lukisan
Para pengunjung saat melihat pameran lukisan yang diselenggarakan oleh KOPI Jombang di GOR Merdeka Jombang, Minggu (10/12/2023). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JOMBANG Kreatif dan inovatif, begitulah tindakan yang dilakukan oleh Komunitas Pelukis (KOPI) Kabupaten Jombang dalam menanggapi tahun politik yang kian hari kian memanas.

Para seniman di kota santri itu menggelar pameran lukisan yang digelar di GOR Merdeka Jombang selama 5 hari mulai 6-10 Desember 2023 kemarin.

Advertisement

Sebanyak 79 karya dari 39 seniman yang tergabung KOPI Jombang memamerkan lukisan yang indah khas dengan kreativitas seninya.

Pameran-Lukisan-2.jpg

Dalam pameran itu, para pengunjung bebas untuk melihat tanpa dipungut biaya alias gratis. Bagi para pengunjuk yang minat dengan karya dari para seniman juga diperbolehkan untuk membeli lukisan tersebut.

M. Khoirul Anas ketua KOPI Jombang menerangkan dalam pameran yang digelar selama 6 hari tersebut mengambil tema “Oase” dengan makna memberikan kesejukan di tahun politik 2024.

“Sengaja kami mengambil tema tersebut. Semoga ditengah memanasnya tahun politik ini, masyarakat Jombang tetap bersatu padu dengan melihat pameran yang kami suguhkan kemarin,” kata Anas, Senin (11/12/2023).

Advertisement

Menurutnya, seni dinilai memiliki kekuatan untuk menyejukan situasi kehidupan bermasyarakat. Seni visual diharapkan bisa mengapresiasi pesan yang digoreskan para perupa. Menafsir, menginspirasi dan merenung.

“Oleh sebab itu yang kita sasar adalah masyarakat umum, khusunya para pelajar," jelasnya. 

Pameran-Lukisan-3.jpg

Pria yang akrab disapa Anas juga mengatakan, pameran ini dihasratkan untuk merayakan berbagai perlintasan dalam membicarakan ragam persoalan sehari-hari hingga masalah politik, agama atau hukum, kewargaan, kebangsaan, keindonesiaan melalui kacamata seni rupa.

"Dua bulan sebelum kegiatan ini sudah kami persiapkan, sehingga banyak karya lukisan dari kami yang menggambarkan dari tema oase jelang tahun Politik 2024," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rohmadi
PenulisRohmadiSarjana Manajemen Pendidikan Islam - STIT - Al Urwatul Wutsqo Jombang (2019), Magister Manajemen Pendidikan Islam - Unipdu Jombang (2023). Jurnalis, Akademisi dan Penulis Buku, Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, religi, seni, budaya dan sejarah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia