Advertisement
Indonesia Positif

Aktif Merancang Pembelajaran Berdiferensiasi, SDN Randusongo 3 Gelar Workshop Bersama Dosen UNIPMA

Inovasi pembelajaran tidak terlepas dari peran guru sebagai pengajar dan pembimbing peserta didik. Berbagai inovasi model pembelajaran

TIMES Indonesia,
Aktif Merancang Pembelajaran Berdiferensiasi, SDN Randusongo 3 Gelar Workshop Bersama Dosen UNIPMA
Pembukaan workshop oleh pengawas SDN Randusongo 03.  (Foto: Humas UNIPMA for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

NGAWI Inovasi pembelajaran tidak terlepas dari peran guru sebagai pengajar dan pembimbing peserta didik. Berbagai inovasi model pembelajaran dilakukan untuk menghasilkan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Pembelajaran inovatif sangat diperlukan dalam kurikulum merdeka. Hal ini sebagai bentuk komitmen dalam membentuk karakter Profil Pelajar Pancasila dan meningkatkan kompetensi peserta didik. Pembelajaran berdiferensiasi adalah pelaksanaan pembelajaran yang disesuaikan dengan keadaan peserta didik, dengan tetap memberikan hak pendidikan yang sama untuk semua peserta didik sesuai dengan kebutuhan dan perbedaan setiap individu. 

Pembelajaran berdiferensiasi  dilakukan agar peserta didik mampu mengoptimalkan potensi diri sehingga bermanfaat bagi masa depannya. Hal tersebut mendorong SDN Randusongo 3 Kabupaten Ngawi untuk menggelar Workshop pembelajaran inovatif berdiferensiasi dan asesmen kurikulum merdeka. Workshop ini dipandu oleh narasumber Fasilitator Sekolah Penggerak dari UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun), Dr. Wachidatul Linda Yuhanna, M.Si. Workshop ini dibuka oleh pengawas SDN Randusongo 03, Moh. Yusak, S.Pd dan diikuti oleh kepala sekolah dan guru SDN Randusongo 03. Kegiatan ini sebagai wujud peningkatan kualitas pembelajaran sebagai sekolah penggerak angkatan ke-3. Selain itu juga sebagai bentuk optimalisasi komunitas belajar dan pengabdian masyarakat bersama akademisi dari UNIPMA.

Advertisement

Pembelajaran-Berdiferensiasi-2.jpg

“Selama workshop berlangsung, pengawas, kepala sekolah, dan guru SDN Randusongo 3 sangat interaktif dalam membahas pembelajaran berdiferensiasi,” ungkap Dr. Linda, narasumber workshop.

 Pembelajaran berdiferensiasi difokuskan pada diferensiasi konten, proses, produk dan lingkungan belajar. Pembelajaran inovatif banyak membahas tentang model problem based learning, project based learning, discovery learning, inkuiri, STEM dan cooperative learning. Sedangkan assessment yang dibahas adalah tentang asesmen diagnostic, formatif dan sumatif.

Pembelajaran-Berdiferensiasi-3.jpg

“Materi yang disajikan sangat lengkap, dan kami siap untuk mulai mengimplementasikan pembelajaran yang inovatif berdiferensiasi di kelas,” kata Lilik Rohmawati, M.Pd, kepala SDN Randusongo 3. 

Advertisement

Hasil dari workshop akan ditindaklanjuti dengan penyusunan modul ajar dan praktik pembelajaran berdiferensiasi di kelas oleh guru. Semoga hal ini dapat membawa manfaat bagi seluruh komponen SDN Randusongo 3. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

S
PenulisSuciati (CR-219) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia