Advertisement
Indonesia Positif

Fasilitator Sekolah Penggerak dari UNIPMA, Fokus Dampingi Sekolah Area Madiun

Salah satu keunggulan dari satuan pendidikan yang mengikuti Program Sekolah Penggerak (PSP) adalah adanya pendampingan dari fasilitator.

TIMES Indonesia,
Fasilitator Sekolah Penggerak dari UNIPMA, Fokus Dampingi Sekolah Area Madiun
Kunjungan lapangan di SDN Karangsono 2. (Foto: Humas UNIPMA for TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

NGAWI Salah satu keunggulan dari satuan pendidikan yang mengikuti Program Sekolah Penggerak (PSP) adalah adanya pendampingan dari fasilitator. Fasilitator Sekolah Penggerak (FSP) sangat kompeten karena melalui seleksi yang ketat, penguatan kompetensi dan materi pendampingan serta adanya penjaminan mutu dari BBGP Jawa Timur.

FSP berasal dari unsur dosen, pengawas dan praktisi pendidikan dari berbagai instansi. UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun) sebagai salah satu kampus yang fokus pada bidang pendidikan ikut berperan menjadi FSP Angkatan 3 sebanyak 4 dosen. 

Advertisement

belajar.jpg

Dosen yang aktif dalam FSP angkatan 3 yaitu Dr. Sardulo Gembong, M.Pd., Dr. Wachidatul Linda Yuhanna, M.Si., Dian Ratnaningtyas Afifah, M.Psi dan Hermawati Dwi Susari, M.Pd. Empat dosen ini mendampingi sekolah penggerak di wilayah Kota Madiun, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Pacitan. Masing-masing dosen mendampingi 4-7 sekolah penggerak angkatan 3. 

Salah satu agenda pendampingan yang dilakukan di tahun 2023 adalah Kunjungan Lapangan. 

FSP bertugas untuk mengunjungi sekolah dampingan untuk menggali informasi tentang progres implementasi kurikulum merdeka, pengembangan komunitas belajar, peningkatan kompetensi guru dan aktivitas peserta didik. FSP bersama komunitas belajar di sekolah dampingan, mengidentifikasi kendala, solusi, tantangan dan arah pengembangan sekolah penggerak. 

sekolah.jpg

“Kegiatan kunjungan lapangan dari fasilitator sangat membantu sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, selain itu kami juga semakin termotivasi dalam pengembangan diri dan inovasi sekolah,” jelas Yanik Inafiroh, Kepala SD Muhammadiyah 1 Paron, Kabupaten Ngawi.

Fasilitator dari UNIPMA Madiun sangat berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan sekolah penggerak selama 3 tahun, sampai sekolah mampu melaksanakannya secara mandiri. Lebih lanjut, UNIPMA Madiun bersama BBGP Jawa Timur dan sekolah dampingan melakukan penandatangan MoU dan MoA sebagai bentuk kerjasama kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi khususnya penelitian dan pengabdian masyarakat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia