Advertisement
Indonesia Positif

DJPU Kemenhub: Persiapkan Manajemen Delay untuk Libur Natal dan Tahun Baru 2023

Transportasi udara menjadi favorit masyarakat yang ingin menikmati libur Natal dan Tahun Baru. Kecepatan dan efektivitas menjadi alasan utama mengapa transportasi udara menjadi pilihan perjalanan yang populer.

TIMES Indonesia,
DJPU Kemenhub: Persiapkan Manajemen Delay untuk Libur Natal dan Tahun Baru 2023
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, M. Kristi Endah Murni. (Foto: RMOL)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JAKARTA Transportasi udara menjadi favorit masyarakat yang ingin menikmati libur Natal dan Tahun Baru. Kecepatan dan efektivitas menjadi alasan utama mengapa transportasi udara menjadi pilihan perjalanan yang populer.

Animo masyarakat yang tinggi terhadap transportasi udara mendorong pemerintah untuk melakukan persiapan matang menjelang Nataru. Berbagai sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan untuk memastikan kelancaran perjalanan.

Advertisement

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, M. Kristi Endah Murni, mengimbau calon penumpang agar lebih teliti sebelum membeli tiket. Tiket yang dipesan melalui travel agent dilakukan melalui mesin sehingga perlu berhati-hati, terutama terkait jadwal keberangkatan.

Kristi juga menyoroti fokus pemerintah pada antisipasi cuaca, karena kondisi cuaca dapat mempengaruhi penerbangan.

"Beberapa delay mungkin terjadi karena cuaca; kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengantisipasi, tetapi jika tidak dapat dihindari, dapat menyebabkan delay," kata Kristi.

Kristi meminta penumpang untuk bersabar ketika menghadapi delay. Ia akan menyiapkan manajemen delay agar tidak terjadi prasangka antara penumpang, maskapai, atau bandara.

Ia juga mengimbau calon penumpang datang lebih awal agar perjalanan berjalan lancar, karena kenyamanan perjalanan akan memengaruhi kualitas libur Nataru.

Advertisement

Mengutip laporan data penerbangan Kementerian Perhubungan, Garuda Indonesia memiliki persentase ketepatan waktu penerbangan sebesar 96,1%. Sementara itu, Pelita Air menempati posisi kedua sebagai maskapai penerbangan paling tepat waktu di Indonesia dengan persentase 93,6%, diikuti oleh Sriwijaya Air dengan persentase ketepatan waktu sebesar 62,6%.

Untuk mempermudah dan menghindari antrian panjang pada proses check-in, Pelita Air menyediakan fasilitas seperti web check-in, mobile app Pelita Air, kiosk check-in mandiri, dan bagi penumpang dengan bagasi, terdapat juga counter baggage drop pada semua rute penerbangan mereka.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rafyq Panjaitan
PenulisRafyq PanjaitanSarjana Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (Angkatan 2012, Lulus 2016). Bergabung di TIMES Indonesia sejak Januari 2023. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia