Kunjungan ke Tenpina BPBD Jatim Meningkat 256,3 Persen Sepanjang 2023
Kegiatan pembelajaran kebencanaan yang diberikan BPBD Jatim dengan media Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina) ternyata semakin diminati masyarakat. ...

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
SURABAYA – Kegiatan pembelajaran kebencanaan yang diberikan BPBD Jatim dengan media Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina) ternyata semakin diminati masyarakat.
Buktinya, sepanjang tiga tahun terakhir, kunjungan masyarakat ke Tenpina selalu mengalami peningkatan.
Bahkan, di tahun 2023 kemarin, jumlah kunjungan ke area edukasi kebencanaan ini meningkat tajam mencapai sekitar 256,3 persen, dari 1.493 orang (tahun 2022) menjadi 3.828 orang (tahun 2023).
Kenaikan yang pesat itu juga terjadi pada tahun sebelumnya; yakni, tahun 2021, yang masih sejumlah 140 orang.
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto mengaku bersyukur dengan peningkatan tajam tersebut. Karena peningkatan ini berarti, upaya peningkatan kapasitas kebencanaan yang dilakukan BPBD Jatim berlangsung optimal.

Hal itu, menurutnya, juga selaras dengan arahan Presiden Jokowi saat Rakornas PB dan Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa di awal tahun 2023, bahwa program Penanggulangan Bencana saat ini harus lebih ditekankan pada aksi pencegahan dan kesiapsiagaan dibanding dengan aksi tanggap darurat.
"Salah satu yang ditekankan oleh Bapak Presiden dan Ibu Gubernur saat itu adalah peningkatan kapasitas masyarakat," terangnya usai menyampaikan refleksi kinerja Tahun 2023 di lingkungan BPBD Jatim, Jumat (5/1/2024).
Khusus terkait kunjungan ke Tenpina tahun 2023, Analisis Kebencanaan Ahli Muda bidang Pencegahan Dadang Iqwandy menambahkan, mayoritas kunjungan ke Tenpina tahun itu didominasi oleh anak-anak usia sekolah TK-SD, yang merupakan kelompok rentan saat terjadi bencana.
Selanjutnya, kelompok usia SMP, SMA dan para mahasiswa. "Selain itu juga ada kunjungan dari teman-teman BPBD kabupaten/kota dan provinsi lain, serta kunjungan dari Tim Tohoku dan Konjen Jepang," tambahnya.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


