Advertisement
Indonesia Positif

Dosen Uniska Banjarmasin Soroti Data Anggaran Rp700 Triliun untuk Alutsista Bekas

Dosen Pendidikan Sosiologi Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin (Uniska Banjarmasin), Jainuddin Nasrullah mengkritisi Debat Pilpres 2024 Ketiga di Istora Senayan

TIMES Indonesia,
Dosen Uniska Banjarmasin Soroti Data Anggaran Rp700 Triliun untuk Alutsista Bekas
Prabowo Subianto.
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JAKARTA Dosen Pendidikan Sosiologi Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin (Uniska Banjarmasin), Jainuddin Nasrullah mengkritisi Debat Pilpres 2024 Ketiga di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). 

Nasrullah menyoroti tentang Capres 01 Anies Baswedan yang mengkritik Kementerian Pertahanan yang dipimpin capres 02 Prabowo Subianto yang memiliki anggaran Rp700 triliun tetapi hanya mampu membeli alutsista bekas. 

Advertisement

Menurutnya, pernyataan Anies menggunakan data yang keliru. "Anies tidak bisa mengeksplorasi dana yang Rp700 triliun,” kata Nasrullah, di Banjarmasin, Senin (8/1/2024).

Menurut Nasrullah, Debat Ketiga terlalu banyak tema yang diangkat, sehingga tidak ada yang tuntas. Termasuk soal klaim Anies. 

“Waktu yang pendek mempengaruhi Prabowo tidak bisa menjawab,” tambahnya. 

Selain itu, lanjut Nasrullah, Capres 01 Anies yang langsung menyerang Capres 02 Prabowo terbaca hanya ingin mengusai panggung. 

“Memang terlihat Anies ingin menguasai panggung. Penampilan mereka biasa saja tidak panas,” tambahnya. 

Advertisement

Sementara itu, pengamat politik Uniska Banjarmasin, Jainuddin Nasrullah, juga menyatakan klaim Anies terhadap dana Kemenhan RI Rp700 triliun untuk membeli alutsista bekas tidak akurat. 

“Sebenarnya dana Kementerian Pertahanan ini (untuk  beli alutsista) hanya mencapai seratusan triliun,” ujarnya.

Jainuddin menyebut Rp700 triliun adalah anggaran untuk 5 tahun.

“Mungkin itu maksudnya dana 5 tahun. Tapi kalau hal tersebut diutarakan untuk belanja alutista, jelas sangat keliru. Data dari mana?” tambahnya. 

Berdasarkan Cek Fakta Tempo, pernyataan Anies tentang anggaran Kementerian Pertahanan Rp 700 triliun untuk membeli alutsista bekas adalah keliru.

Pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (R-APBN) 2020-2024, anggaran Kementerian Pertahanan sebesar Rp131,9 triliun. Sedangkan untuk program modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista), non-alutsista, serta sarana dan prasarana pertahanan senilai Rp35,88 triliun.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia