Indonesia Positif

Kurangi Pemanasan Global, KAI Daop 8 Serentak Tanam Pohon

Rabu, 10 Januari 2024 - 11:17 | 19.21k
Tim KAI Daop 8 Surabaya saat melakukan aksi tanam pohon, Rabu (10/1/2024).(Foto : Hamida Soetadji/MG-TIMES Indonesia)
Tim KAI Daop 8 Surabaya saat melakukan aksi tanam pohon, Rabu (10/1/2024).(Foto : Hamida Soetadji/MG-TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Mendukung pelestarian lingkungan dan mencegah pemanasan global, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melakukan penanaman pohon di sekitar area stasiun wilayah masing-masing. 

Hari ini, Rabu (10/1/2024) Tim KAI Daop 8 serentak penanaman 50 pohon di lima stasiun. Yakni, Stasiun Lamongan, Babat, Wonokromo, Porong, dan Sidoarjo.

Advertisement

Program yang diperingati setiap 10 Januari ini merupakan tanggung jawab sosial dan lingkungan KAI melalui program KAI Go Green. Selain itu juga kontribusi KAi terhadap program pemerintah dalam gerakan satu juta pohon.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengungkapkan, aksi penghijauan ruang publik ini secara seremonial dilaksanakan oleh Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo, beserta Tim Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) Daop 8 Surabaya, pada Rabu (10/1/2024) di Stasiun Sidoarjo.

"Penanaman pohon ini  merupakan salah satu Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang difokuskan pada pelestarian alam," tutur Luqman.

Di samping itu, penanaman ini juga memiliki manfaat untuk mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, serta meningkatkan kelestarian lingkungan. Program penghijauan di berbagai stasiun dilakukan dengan menanam pohon tabebuya dan ketapang kencana.

Wilayah Daop 8 Surabaya  sampai saat ini melakukan penanaman sebanyak 11.495 pohon.  Dan secara keseluruhan 94.303 pohon yang sudah ditanam.

Total 36.576 pohon ditanam di stasiun dan kantor KAI, sementara 57.727 pohon diserahkan untuk ditanam oleh masyarakat. Dalam hal penghijauan, KAI berusaha konsisten melakukan penanaman dan penghijauan di wilayah kerjanya.

Luqman mengatakan, melalui gerakan penghijauan ini mempunyai dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

"Kami percaya bahwa penanaman pohon akan memberikan banyak dampak positif. Udara menjadi lebih bersih, stasiun lebih indah, mengurangi dampak pemanasan global, dan mampu menyerap polusi udara," ujarnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES