Advertisement
Indonesia Positif

STKIP PGRI Pacitan Gelar Pentas Seni dan Bazar Produk Inovasi Mahasiswa, Ini Tujuannya

STKIP PGRI Pacitan menggelar acara budaya yang menghadirkan pentas seni dan bazar produk inovasi mahasiswa.  ... ...

TIMES Indonesia,
STKIP PGRI Pacitan Gelar Pentas Seni dan Bazar Produk Inovasi Mahasiswa, Ini Tujuannya
Pagelaran Pentas Seni oleh mahasiswa Prodi PGSD STKIP PGRI Pacitan. (FOTO: STKIP/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PACITAN Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan atau STKIP PGRI Pacitan menggelar acara budaya yang menghadirkan pentas seni dan bazar produk inovasi mahasiswa

Dengan tema 'Ngerawat Seni Lumantar Budaya Jawi', acara ini mengajak penonton untuk meresapi keindahan seni Jawa melalui gamelan dan tarian yang memukau. Dari pagi hingga sore, para penampil berhasil menciptakan suasana Jawa tempo dulu yang begitu autentik.

Advertisement

Ketua STKIP PGRI Pacitan, Dr. Mukodi, menyampaikan bahwa acara ini bukan hanya sekadar pertunjukan seni, tetapi juga sebagai bentuk pengingat akan pentingnya melestarikan budaya. Menurutnya, anak-anak muda perlu dihadapkan pada warisan budaya agar dapat dilestarikan dan dihidupkan kembali.

"Pentas seni ini adalah output dari mata kuliah Bahasa Jawa. Melibatkan mahasiswa semester 3, acara ini dirancang untuk mengenalkan generasi muda pada seni tradisional Jawa, terutama musik Panembromo," ujarnya, Rabu (10/1/2024).

Pentas-Seni-STKIP-PGRI-Pacitan-a.jpg

Mukodi menegaskan bahwa pendekatan pembelajaran di luar ruangan seperti ini memberikan mahasiswa kesempatan untuk lebih berkreasi dan siap menghadapi dunia nyata.

"Mereka perlu lebih dari teori kelas untuk bersaing dan berkarya, terutama di bidang seni," tambahnya.

Advertisement

Mukodi juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua Prodi PGSD, Mega Isvandiana, dosen pembimbing dan segenap panitia penyelenggara. 

Sementara, Dosen Pengampu Bahasa Jawa, Sutrisno, fokus kegiatan pentas seni tersebut lebih kepada pengenalan genre musik tradisional, mengingat minat generasi muda cenderung terhadap budaya asing. 

"Generasi sekarang awam dengan lagu Jawa, lebih suka budaya asing seperti K-Pop. Kami akan terus berinovasi untuk mempertahankan minat mereka terhadap seni tradisional," katanya.

Pentas-Seni-STKIP-PGRI-Pacitan-b.jpg

Acara ini juga menghadirkan bazar produk inovasi mahasiswa. Mahasiswa semester 1 PGSD dan semester 5 Pendidikan Informatika memamerkan hasil karya UMKM mereka, mulai dari makanan ringan hingga pernak-pernik. 

Bazar yang berada di halaman kampus ini merupakan bagian dari mata kuliah kewirausahaan sekaligus memberikan peluang kepada mahasiswa untuk memasarkan produk inovatif mereka.

Dengan pagelaran seni dan bazar UMKM tersebut, STKIP PGRI Pacitan menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan bakat mahasiswa dan menggali potensi kreativitas mahasiswa di berbagai bidang. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yusuf Arifai
PenulisYusuf ArifaiMagister Ilmu Hukum (MH) Universitas Slamet Riyadi Surakarta, Wartawan Madya Nomor 21969-Unitomo/Wdya/DP/X/2024/21/10/93, Editor Bahasa Arab dan Penulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2021.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia