Indonesia Positif

Informasi Begal Marak, Polisi Tingkatkan Patroli Temukan Terduga Pelaku

Sabtu, 20 Januari 2024 - 11:42 | 12.42k
Foto Dua saksi, terkait informasi medsos percobaan perampasan di jalan raya kawasan Desa Paras Kecamatan Poncokusumo, saat dimintai keterangan petugas di Polres Malang, kemarin. (Foto: Humas Polres)
Foto Dua saksi, terkait informasi medsos percobaan perampasan di jalan raya kawasan Desa Paras Kecamatan Poncokusumo, saat dimintai keterangan petugas di Polres Malang, kemarin. (Foto: Humas Polres)

TIMESINDONESIA, MALANG – Jajaran aparat Polres Malang, Polda Jatim, meningkatkan patroli melalui seluruh Polsek jajaran di Kabupaten Malang. Ini menyusul informasi percobaan adanya pencurian atau begal yang meresahkan masyarakat. 

Kapolres Malang, melalui Kasihumas Polres Malang, Ipda Muhammad Adnan, mengungkapkan pihaknya melakukan respon cepat menyusul informasi mengenai percobaan pencurian ponsel pengendara motor, yang terjadi di Desa Ngadireso, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, belum lama ini. 

Kejadian tersebut sempat menjadi perbincangan, setelah korban mengunggah video insiden yang dialamimya di media sosial.

Menurut Kasihumas, langkah awal yang diambil adalah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait peristiwa tersebut.

"Kami masih melakukan pendalaman terkait video viral dugaan percobaan pencurian di Kecamatan Poncokusumo. Anggota sudah turun melakukan penyelidikan," kata Ipda Adnan dalam keterangannya, Sabtu (20/1/2024).

Dari hasil pemeriksaan saksi korban, lanjutnya, diketahui kejadian bermula ketika dua mahasiswi, HS (20) dan ZR (21), sedang berboncengan menggunakan sepeda motor melintasi jalan raya Desa Paras, Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo, Rabu (17/1/2024) lalu. 

Keduanya sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Ngadireso. Kronologi berdasarkan keterangan saksi korban, HS yang berada di posisi boncengan memainkan ponsel iPhone 11 miliknya, merekam video sepanjang perjalanan. 

Tiba-tiba, seorang tidak dikenal muncul dari belakang, memepet kendaraan korban, dan merampas ponsel milik HS. Seketika HS berteriak, membuat pelaku terkejut lalu membuang ponsel ke semak-semak, kemudian melarikan diri.

"Saat kejadian HS dan temannya tidak terjatuh dari motor, melainkan ponsel yang masih dalam keadaan merekam, dibuang oleh pelaku sehingga terlihat seolah-olah terjatuh," jelasnya.

Ditegaskan Adnan, meskipun HS tidak melaporkan kejadian tersebut secara resmi kepada kepolisian, pihak Polres Malang tetap melakukan penyelidikan. 

"Tim gabungan Satreskrim Polres Malang dan Polsek Poncokusumo tengah memburu pelaku berdasarkan ciri-ciri yang disampaikan oleh korban," ungkapnya. 

Kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat, agar tidak terpengaruh oleh isu-isu liar di media sosial yang bisa membuat resah. 

"Korban tidak melapor, namun kami tetap menindaklanjuti dengan memburu pelaku berdasarkan ciri-ciri yang telah kita kantongi. Sebagai pencegahan, patroli akan kami tingkakan di seluruh wilayah Polsek jajaran," tandas Ipda Adnan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES