Advertisement
Indonesia Positif

Presiden NGG Puguh Wiji Pamungkas Ungkap 3 Kunci Tanggulangi Sampah

Presiden Nusantara Gemilang (NGG), H. Puguh Wiji Pamungkas, memberikan apresiasi kepada TPA Supit Urang sebagai langkah konkret dalam mengelola sampah di Kota Malang. Dalam kesempatan tersebut,

TIMES Indonesia,
Presiden NGG Puguh Wiji Pamungkas Ungkap 3 Kunci Tanggulangi Sampah
H. Puguh Wiji Pamungkas Presiden Nusantara Gilang Gemilang.
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Presiden Nusantara Gemilang (NGG), H. Puguh Wiji Pamungkas, memberikan apresiasi kepada TPA Supit Urang sebagai langkah konkret dalam mengelola sampah di Kota Malang. Dalam kesempatan tersebut, H. Puguh juga menyampaikan tiga kunci penting untuk mengatasi permasalahan sampah di tingkat lokal, khususnya bagi desa-desa.

Salah satu inisiatif yang diapresiasi oleh Malang Local Heroes ini adalah upaya  mendukung program Adipura Lokal bagi desa-desa di sekitarnya harus tetap terlaksana dengan baik. Program ini bertujuan untuk mendorong desa-desa menuju lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman, dengan ini masyarakat dapat merasakan dampak dalam program tersebut untuk menaikkan kesejahteraan bersama.

Advertisement

Berbicara tentang upaya penanganan sampah, pria kelahiran 1984 ini  menekankan pentingnya melibatkan masyarakat secara aktif. Ia menyampaikan bahwa “Kesadaran masyarakat dalam membuang sampah, memilah sampah dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), dan peningkatan jumlah SDM Kolektor Sampah merupakan kunci pertama dalam menanggulangi sampah.” Ucap yang biasa disapa dengan Dokter Puguh ini .

Selain itu, Puguh juga menyoroti pentingnya memperbanyak simpul penampungan sampah dan pengangkut sampah hingga ke TPA. Hal ini sebagai langkah kunci kedua dalam menangani permasalahan sampah, karena distribusi sampah yang baik akan meminimalisir dampak negatif lingkungan.

Kunci ketiga yang diungkapkan oleh pemilik Rumah Sakit Umum Wajak Husada ini  adalah menambah jam operasional truk pengangkut sampah. Dengan memperpanjang waktu operasional, diharapkan pengelolaan sampah dapat lebih efektif dan efisien, sehingga sampah dapat diangkut dan diolah dengan baik.

Dengan apresiasi ini, H. Puguh Wiji Pamungkas berharap semakin banyak daerah, terutama desa-desa, yang mengadopsi langkah-langkah efektif dalam penanganan sampah. Ia meyakini bahwa upaya ini merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

H
PenulisHayyu Chaniyyu (CR-225) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia