Advertisement
Indonesia Positif

Kunjungi Malang, Ketua Persit KCK Cab XI Pushubad PG Mabesad Tekankan Prioritas Penanganan Stunting

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cab XI Pushubad PG Mabedas, Ny. drg. Henny Iroth Sonny Edhie mengunjungi secara langsung Hubdam V Brawijaya di Jalan Mayjen M Wi ...

TIMES Indonesia,
Kunjungi Malang, Ketua Persit KCK Cab XI Pushubad PG Mabesad Tekankan Prioritas Penanganan Stunting
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cab XI Pushubad PG Mabedas, Ny. drg. Henny Iroth Sonny Edhie saat memantau langsung pemeriksaan anak di posyandu area Hubdam V/Brawijaya. (Foto: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cab XI Pushubad PG Mabedas, Ny. drg. Henny Iroth Sonny Edhie mengunjungi secara langsung Hubdam V Brawijaya di Jalan Mayjen M Wiyono, Kesatrian, Kota Malang, Selasa (23/1/2024).

Sekitar pukul 09.00 WIB Ny. drg. Henny Iroth Sonny Edhie beserta rombongan hadir di Hubdam V/Brawijaya disambut oleh Persit KCK Ranting 3 Hub Cab II PD V Hubdam V/Brawijaya.

Advertisement

Kehadirannya bersama rombongan langsung mengunjungi dua lokasi, yakni posyandu dan juga Taman Kanak-kanak (TK) di wilayah Hubdam V/Brawijaya.

Kehadirannya, tentu ingin lebih dekat dengan sesama persit dan lebih mengenal satu sama lain.

Ketua-Persit-Kartika-Chandra-Kirana-b.jpg

"Kunjungan kami ke Hubdam, terutama melihat lebih dekat posyandu dan TK," ujar Ny. drg. Henny Iroth Sonny Edhie, Selasa (23/1/2024).

Dalam hal ini, ia ingin lebih menekankan persoalan stunting yang saat ini menjadi fokus secara nasional.

Advertisement

Dimana, katanya, peran persit melalui Posyandu dan sekolah TK ini sangat penting dalam membantu penanganan stunting dan menekan angka stunting.

"Kita memprioritaskan masalah stunting. Jadi stunting ini di Indonesia sedang digembar-gemborkan. Jangan sampai ada peningkatan jumlah anak stunting," ungkapnya.

Ketua-Persit-Kartika-Chandra-Kirana-c.jpg

Kedatangannya di posyandu dan TK, tak lain dan tak bukan untuk melihat langsung proses pemeriksaan dan pemantauan tumbuh kembang anak.

"Anak anak bermula disini untuk nutrisi perkembangan otak dan tinggi badan disana dipantau. Ini harus dipantau, termasuk kondisi tinggi badan," katanya.

Ia pun berpesan, dimana Posyandu di Hubdam V/Brawijaya harus siap mengacu terhadap program puskesmas. 

Ia melihat, selain kelengkapan fasilitas yang sudah memadai, tentu program juga harus diikuti secara keberlangsungan.

"Sebaiknya posyandu mengacu kepada program puskesmas ya. Laporan data itu juga penting diperbaharui," ucapnya.

Selain itu, ia juga mengecek terkait penanaman sejumlah sayuran yang ada di sekitar Hubdam V/Brawijaya.

Menurutnya, hal ini juga penting dimana nutrisi menjadi salah satu pokok dalam perkembangan anak kedepan.

"Jadi memang dari sini semua bermula untuk nutrisi anak. Ada sayur dan buah," tandasnya.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizky Kurniawan Pratama
PenulisRizky Kurniawan PratamaSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang (2019). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Kriminal, Ekonomi, Budaya dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia