Indonesia Positif

Bank Mandiri Taspen dan Allianz Hadirkan Secercah Asa Menatap Dunia

Rabu, 24 Januari 2024 - 14:30 | 16.33k
Pasien saat melakukan screening katarak gratis di Kantor Bank Mandiri Taspen Surabaya, Rabu (24/1/2024). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
Pasien saat melakukan screening katarak gratis di Kantor Bank Mandiri Taspen Surabaya, Rabu (24/1/2024). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Sumiati (54) berkali-kali menyeka matanya. Dia merasa mata bagian kiri tak bisa melihat sejak beberapa tahun terakhir. Lebih parah lagi saat terkena sinar matahari, keluar air dari pelupuk mata kiri.

"Cuma satu tok yang bisa melihat, yang ini (mata kiri) nggak bisa," kata Sumiati.

Ia sempat periksa ke Puskesmas di Kawasan Sepanjang. Petugas menyarankan operasi katarak. Biayanya cukup mahal mencapai jutaan. Sumiati mengurungkan niatnya.

Apalagi ia punya riwayat diabetes, operasi pun harus menunggu kondisi gula darah stabil.

"Gulanya susah turun, suruh puasa saya puasa. Turun sedikit," kisahnya.

Sumiati pagi ini, Rabu (24/1/2024) datang ke Kantor Bank Mandiri Taspen Surabaya bersama putranya. Gayung bersambut, Bank Mandiri Taspen Surabaya menggelar screening katarak gratis. Dia berharap dapat lolos dan menjalani operasi sehingga bisa melihat dengan normal kembali.

Bank-Mandiri-Taspen-Surabaya-2.jpgPasien menjalani tahapan screening sebelum penentuan operasi katarak gratis persembahan Bank Mandiri Taspen dan Allianz, Rabu (24/1/2024). (Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)

Ada lagi bapak tua yang datang. Namanya Suhardi (74). Ia mendapat informasi operasi katarak Bank Mandiri Taspen dari siaran radio. Mata Suhardi tidak bisa melihat saat sore menjelang. Padahal setiap hari ia mengantar cucunya pulang pergi sekolah.

Karena rasa sayang pada cucu, ia kemudian periksa ke klinik mata. Dokter mendiagnosis bahwa mata Suhardi sudah 60 persen katarak. Namun ia juga belum operasi karena pertimbangan biaya saat itu. 

Kakek Suhardi bersyukur ada operasi katarak gratis. Bahkan ia datang seorang diri naik sepeda motor dari rumahnya di Jalan Petemon.

"Alhamdulillah akhirnya saya ke Mandiri Taspen dan daftar," ujarnya. 

Sumiati dan Suhardi merupakan dua dari puluhan nasabah Bank Mandiri Taspen yang mendapat kesempatan screening katarak. Total ada 100 nasabah terdaftar.

Sementara Bank Mandiri Taspen juga  bekerja sama dengan Allianz Indonesia dalam kegiatan ini.

Proses screening dilakukan sebagai tahap awal dalam program operasi katarak, memastikan bahwa nasabah yang terpilih nantinya dapat melanjutkan ke tahap tindakan operasi pada 4 Februari mendatang. 

Kegiatan screening yang dilaksanakan di Graha Bank Mandiri Taspen ini, tidak hanya menegaskan komitmen bank terhadap peningkatan kesehatan nasabah, tetapi juga menunjukkan sinergi yang kuat antara sektor perbankan dan asuransi khususnya bersama Allianz Indonesia.

Selain itu, operasi katarak juga sebagai salah satu inisiatif Mantap Sehat yang merupakan salah satu dari tiga pilar Mantap Indonesia milik Bank Mandiri Taspen  dalam mendukung program kesehatan yang berkelanjutan.

“Inisiatif ini adalah langkah nyata kami dalam memenuhi tanggung jawab sosial. Kami percaya bahwa dengan kesehatan yang baik, nasabah kami dapat menikmati hidup yang lebih bahagia dan sejahtera," terang Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Elamber Petamu Sinaga.

Danis Samagan, Head of Digital, Credit Life & Emerging Consumers di Allianz dalam kesempatan yang sama ikut menyampaikan 
rasa bangga.

"Kami percaya bahwa kesehatan adalah hak dasar setiap individu. Dengan program operasi katarak ini, kami ingin menunjukkan bahwa kami lebih dari sekedar penyedia layanan asuransi; kami adalah mitra dalam kesehatan dan kesejahteraan nasabah," ucapnya.

Inisiatif Bank MandiriTaspen dan Allianz Indonesia dalam menyelenggarakan program screening katarak ini diharapkan akan berkontribusi besar dalam mencegah kebutaan akibat katarak dan pada gilirannya meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan nasabah. Tidak hanya pada kesehatan visual tetapi juga pada aspek sosial ekonomi kehidupan nasabah dan keluarganya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES