Indonesia Positif

Cak Imin: Suara AMIN dari Cleaning Service sebagai Simbol Perubahan

Jumat, 26 Januari 2024 - 13:56 | 9.73k
Calon Wakil Presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Senayan, Jakarta. (FOTO: Farid Abdullah/ TIMES Indonesia).
Calon Wakil Presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Senayan, Jakarta. (FOTO: Farid Abdullah/ TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Cawapres nomor urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), turut hadir dalam acara pertemuan dan konsolidasi relawan Bali Satu Suara untuk Anies-Muhaimin (Basra AMIN). Konsolidasi tersebut dilaksanakan di Sunset 100 Hotel, Badung, Bali (26/1/2024). 

Dalam pidatonya, ia mengungkapkan bahwa dirinya sering diminta untuk berfoto oleh petugas kebersihan di bandara. Ia menilai hal ini sebagai indikasi bahwa pesan perubahan yang dibawanya telah sampai kepada masyarakat kalangan bawah.

"Saya itu agak heran akhir-akhir ini, kalau ke bandara yang terbanyak minta foto dan teriak AMIN itu cleaning service terus. Apa namanya 'Gimana saya bikin spanduk ini?'. Tapi bukan di situ (maknanya)," ucapnya saat sambutan di acara silaturahmi dan konsolidasi di Sunset 100 Hotel, Badung, Bali, Jumat (26/1/2024).

"Artinya pesan perubahan itu nyata dan ditangkap oleh seluruh rakyat kecil di Indonesia," sambungnya.

Selain itu, ia menyatakan bahwa pesan perubahan yang diusung oleh pasangan Anies-Muhaimin (AMIN) telah mendapatkan sambutan positif dari berbagai lapisan masyarakat, terutama dari mereka yang merasa bahwa keberuntungan mereka belum mendapat perhatian.

"Artinya perubahan itu ditangkap oleh sebagian besar rakyat Indonesia yang mengalami nasib yang diabaikan selama ini oleh negara dan pemerintah kita," tuturnya.

Cawapres sekaligus Ketum Partai Kebangkitan Bangsa itu berbagi pengalaman tentang perjalanannya keliling Indonesia setelah ditetapkan oleh KPU. Ia sekali lagi menegaskan bahwa perubahan yang diusungnya benar-benar terwujud.

"Saya keliling akhirnya setelah diputuskan KPU mulai dari Aceh, Sumatera, Jawa rata, Kalimantan, Sulawesi, bahkan sampai Papua. Kesimpulan satu rakyat ini semuanya ingin berubah nasibnya tapi mau ngomong susah," tegasnya. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES