Indonesia Positif

Rangsang Kemampuan Penulisan Artikel Ilmiah, FEB Unisla Gelar Pelatihan AI

Jumat, 26 Januari 2024 - 21:43 | 15.88k
Para dosen FEB Unisla yang mengikuti pelatihan Artificial Intelligence (AI) di aula Gedung Utama lantai 1, Jum'at, (26/01/2024). Foto: AJP Unisla for TIMESINDONESIA)
Para dosen FEB Unisla yang mengikuti pelatihan Artificial Intelligence (AI) di aula Gedung Utama lantai 1, Jum'at, (26/01/2024). Foto: AJP Unisla for TIMESINDONESIA)

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Lamongan (Unisla) menggelar Pelatihan Penulisan dengan menggunakan Artificial Intelligence (AI) di aula Gedung Utama lantai 1.

Dekan FEB Unisla, Abid Muhtarom mengatakan pelatihan dengan memanfaatkan teknologi AI untuk membangkitkan minat para peneliti dan akademisi dalam meningkatkan kemampuan penulisan artikel ilmiah.

Pelatihan ini dipandu oleh Hafis Rama Putra, mahasiswa sistem informasi Unusa yang memaparkan berbagai aplikasi AI seperti Quillbot, Perplexity, Humata Ai, Connected Paper, Google Bard, dan Temp Mail, yang dapat mendukung penulisan ilmiah.

“Diharapkan kepada bapak ibu dosen yang mengikuti kegiatan ini bisa memberikan dampak positif dalam peningkatan mutu penulisan ilmiah dari para dosen Universitas Islam Lamongan,” kata Abid.

FEB-Unisla.jpg

Lebih lanjut Abid menyatakan, bahwa pelatihan ini merespon tren penggunaan AI yang semakin meluas dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Dalam konteks penulisan artikel, AI dapat mempercepat proses dan meningkatkan efisiensi.

“Pelatihan ini menjadi langkah proaktif Unisla dalam mengembangkan kemampuan akademisi dan peneliti di era teknologi yang terus berkembang,” ucapnya.

Pelatihan ini dikatakan Abid juga sebagai langkah preventif untuk memastikan penggunaan AI oleh mahasiswa terutama dalam penulisan artikel berjalan sesuai etika dan pedoman yang berlaku.

Sehingga sambung Abid, para peserta mampu memanfaatkan potensi teknologi untuk meningkatkan kualitas penelitian dan penulisan ilmiah dengan penekanan pada penggunaan AI yang etis dan efektif. 

“Keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat menciptakan gelombang baru penelitian yang inovatif,” tutunya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ardiyanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES