Indonesia Positif

Pemkot Malang Salurkan Bantuan Beras untuk 24.167 Warga Kurang Mampu

Jumat, 02 Februari 2024 - 15:44 | 26.33k
Pj Wali Kota Malang didampingi Kadinsos-P3AP2KB Kota Malang saat memantau langsung penyerahan bantuan beras. (FOTO: Ist)
Pj Wali Kota Malang didampingi Kadinsos-P3AP2KB Kota Malang saat memantau langsung penyerahan bantuan beras. (FOTO: Ist)

TIMESINDONESIA, MALANGPemkot Malang menyalurkan bantuan pangan cadangan beras ke warga Kota Malang yang masuk dalam kategori kurang mampu dan miskin ekstrem. Setidaknya, ada 24.167 warga Kota Malang yang masuk dalam kategori sudah menerima bantuan sejak Rabu (31/1/2024) secara bertahap.

Selama enam bulan atau hingga bulan Juni 2024 mendatang, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima beras sebanyak 10 kilogram. Program ini merupakan program untuk membantu warga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pangannya.

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, jumlah penerima bantuan ini sudah berdasarkan data Penasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Bantuan beras ini dibagikan secara bertahap kepada lima kecamatan di Kota Malang melalui masing-masing kantor kelurahan.

"Bantuan ini juga untuk menekan pengeluaran warga, karena diindikasi harga beras mulai merangkak naik," ujar Wahyu, Jumat (2/2/2024).

Terlebih, kata Wahyu, saat ini telah diprediksi harga beras perlahan merangkak naik. Dengan bantuan beras ini, mudah-mudahan bisa memberikan kecukupan bagi warga yang sedang membutuhkan.

"Walaupun tidak naik, warga pasti tetap butuh beras. Saya sudah bertemu warga, mereka bersyukur karena sudah mendapat beras," ungkapnya.

Disisi lain, sejumlah warga yang tidak terdaftar di data Kemenko PMK, lanjut Wahyu, mereka dipastikan masih bisa menerima bantuan beras tersebut. Namun, dengan catatan dimana warga harus benar-benar memenuhi syarat, yakni kurang mampu atau miskin ekstrem.

"Dengan catatan warga tersebut benar-benar tergolong kurang mampu atau miskin ekstrem dengan menunjukkan surat keterangan dari RT/RW atau kelurahan setempat," tandasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES