Advertisement
Indonesia Positif

Jelang Pemilu 2024, Lapas Malang dan KPU Mulai Data WBP Untuk DPTb

Lapas Kelas I Malang dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang mulai melakukan pendataan warga binaan pemasyarakatan (WBP) jelang Pemilu 2024. Hal ini dilakukan, aga ...

TIMES Indonesia,
Jelang Pemilu 2024, Lapas Malang dan KPU Mulai Data WBP Untuk DPTb
Lapas Malang dan KPU saat melakukan pendataan WBP untuk DPTb. (Foto: Lapas Kelas I Malang/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

MALANG Lapas Kelas I Malang dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang mulai melakukan pendataan warga binaan pemasyarakatan (WBP) jelang Pemilu 2024. Hal ini dilakukan, agar WBP maupun tahanan titipan bisa tetap memiliki hak pilih.

Kasi Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Kelas I Malang, Faishol mengatakan, pendataan yang dilakukan saat ini khusus untuk Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) se Malang Raya.

Advertisement

"Sejauh ini, kami selaku pihak Lapas Kelas I Malang bersama KPU di Malang Raya, telah memberikan sosialisasi sekaligus penyusunan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di lokasi khusus. Untuk di Lapas Malang ini sendiri, ada sekitar 500 WBP yang akan didata untuk diusulkan masuk dalam DPTb," ujar Faishol, Jumat (2/2/2024).

Ia mengungkapkan, pendataan DPTb sendiri, sudah dimulai sejak telah Kamis (1/2/2024) lalu hingga saat ini.

"Sebagian besar, DPTb lokasi khusus Lapas Malang adalah tahanan dan tahanan yang baru terputus (vonis)," ungkapnya.

Ia juga menegaskan, Lapas Kelas I Malang merupakan salah satu lapas terbesar di Indonesia.

Oleh sebab itu, jumlah penghuni selalu bertambah hampir setiap harinya. Hal itu dikarenakan frekuensi keluar masuk penghuni cukup tinggi dan mengingat Lapas Kelas I Malang melayani 3 wilayah, yaitu Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu.

Advertisement

"Tentunya, kami dan KPU di wilayah Malang Raya berkomitmen untuk memaksimalkan jumlah DPTb dari warga binaan. Ini upaya kami agar mereka bisa tetap memiliki hak pilih. Sekaligus, pelayanan publik dalam mensukseskan jalannya Pemilu 2024 mendatang," tandasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizky Kurniawan Pratama
PenulisRizky Kurniawan PratamaSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang (2019). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Kriminal, Ekonomi, Budaya dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia