Advertisement
Indonesia Positif

Ketua MPR RI Dorong Peningkatan Ekspor Boneka Indonesia

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mendorong peningkatan industri manufaktur boneka mainan Anak Indonesia. ...

TIMES Indonesia,
Ketua MPR RI Dorong Peningkatan Ekspor Boneka Indonesia
Bambang Soesatyo saat berkunjung ke pabrik boneka mainan PT Jhon Toys Indonesia di Purbalingga Jawa Tengah, Selasa (30/1/24).
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

PURBALINGGA Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mendorong peningkatan industri manufaktur boneka mainan Anak Indonesia. Pasar boneka mainan tetap eksis dikarenakan segmen pasarnya sangat luas, tidak hanya anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Peluang pasar boneka di dalam dan luar negeri pun masih terbuka lebar. 

"Asosiasi Pengusaha Mainan Indonesia menyebutkan kebutuhan boneka di Indonesia mencapai rata-rata 375 juta per tahun. Belum termasuk produk yang dipesan untuk souvenir atau promosi. Dari jumlah tersebut baru 25 persen permintaan terpenuhi dan sisanya dipenuhi dari impor," ujarnya saat berkunjung hari ke-13 di Dapil-7 Jawa Tengah ke pabrik boneka mainan PT Jhon Toys Indonesia di Purbalingga Jawa Tengah, Selasa (30/1/24).

Advertisement

Hadir antara lain owner John Hyun Lee dan Kepala HRD Kurniawan Dodi Sentoso. 

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, berdasarkan data Statista Market Insights, pasar boneka mainan global berhasil mengumpulkan pendapatan pada tahun 2023 sebesar US$ 57,7 miliar. Dimana pasar boneka mainan terbesar di dunia dipegang China dengan membukukan pendapatan sekitar 20% dari pendapatan global, atau sebesar US$ 12,4 miliar di tahun 2023. 

"Posisi kedua pasar boneka mainan terbesar di dunia dikuasi India dengan pendapatan tahunan mencapai US$ 7,9 miliar dan tingkat pertumbuhan tahunan sekitar 8%. Posisi berikutnya disusul Amerika Serikat dengan pendapatan tahunan mencapai US$ 6 miliar pada tahun 2023," katanya.

Wakil Ketua Umum FKPPI dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila serta Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, Indonesia menempati posisi keempat dunia di pasar boneka mainan dunia. Pendapatan tahunan Indonesia mencapai US$ 2,1 miliar pada 2023. Sementara, tingkat pertumbuhan tahunan mencapai 6,1%.

"Berdasarkan catatan kementrian Perindustrian saat ini perusahaan industri boneka mainan berskala besar dan sedang di Indonesia mencapai 131 perusahaan. Jenis produk yang paling banyak diekspor adalah boneka, stuffed toys, dan mainan figur atau miniatur. Sementara negara tujuan utama ekspor boneka mainan Indonesia adalah Singapura, Jerman, Inggris, China serta Amerika Serikat," pungkasnya. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rochmat Shobirin
PenulisRochmat ShobirinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia