Indonesia Positif

Blusukan Pasar Simohilir, BHS Geram Melihat APAR Kedaluwarsa dan Terkunci

Rabu, 07 Februari 2024 - 10:26 | 9.65k
BHS menemukan kondisi tiga unit APAR kedaluwarsa dan terkunci di ponten Pasar Simohilir Surabaya, Rabu (7/2/2024).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)
BHS menemukan kondisi tiga unit APAR kedaluwarsa dan terkunci di ponten Pasar Simohilir Surabaya, Rabu (7/2/2024).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Calon Anggota Legislatif DPR RI dari Dapil Jatim I, Ir H Bambang Haryo Soekartono (BHS) meninjau Pasar Simohilir, Jalan Simomulyo Baru, Surabaya, Rabu (7/2/2024).

Pasar di bawah pengelolaan PD Surya ini terletak dalam area perkampungan padat penduduk. Terdiri atas kios basah di dalam maupun luar area. Warga sekitar mengandalkan pasar ini sebagai tempat berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Tetapi sayang, infrastruktur pasar jauh dari kata memadai sehingga pedagang lebih banyak berjualan di pinggir jalan. Kios dalam pasar lebih sepi.

BHS-2.jpgBHS menanyakan harga komoditas bahan pangan kepada para pedagang di Pasar Simohilir Surabaya, Rabu (7/2/2024).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)

Apalagi pedagang juga mengeluhkan kondisi pasar ini banjir saat hujan, atap bocor.

"Kondisi pasar sangat tidak layak dan perlu pembenahan," kata BHS.

Pada kesempatan yang sama, BHS juga memberikan bantuan pinjaman dua alat pemadam kebakaran (APAR) dan mengedukasi keselamatan pedagang dan konsumen dari bahaya jika terjadi amukan si jago merah.

BHS-3.jpgCaleg DPR RI sekaligus Ketua Dewan Penasehat Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Jatim Bambang Haryo Soekartono (BHS), Rabu (7/2/2024).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)

Ketua Dewan Penasehat Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Jawa Timur ini menyayangkan kondisi tiga unit APAR sudah kadaluwarsa sejak 2016 dan belum pernah diisi kembali.

"Sebagai Ketua Dewan Penasehat Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Jatim, saya berkewajiban untuk melindungi pedagang-pedagang pasar dan konsumen yang ada di pasar supaya kalau ada titik nyala api bisa disemprot," ungkapnya.

Padahal banyak kasus musibah kebakaran di pasar kerap terjadi secara tiba-tiba. Maka, keberadaan APAR sangatlah vital sebagai penanganan awal. Bambang Haryo Soekartono (BHS) tidak mau rakyat menjadi korban.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES