Indonesia Positif

Kunjungi Petani Muda Tulungagung, BPPSDMP dan Polbangtan Malang Dorong Kolaborasi

Rabu, 07 Februari 2024 - 14:42 | 14.20k
Para petani muda di Tulungagung saat kunjungan BPPSDMP Kementan dan Polbangtan Malang, Selasa (6/2/2024).
Para petani muda di Tulungagung saat kunjungan BPPSDMP Kementan dan Polbangtan Malang, Selasa (6/2/2024).

TIMESINDONESIA, TULUNGAGUNG – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya untuk menumbuhkan minat generasi muda di bidang pertanian. Untuk mendukung program tersebut Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) berupaya memfasilitasi kreativitas generasi muda untuk berkarya dan berwirausaha di sektor pertanian dalam bentuk ekosistem kewirausahaan pertanian.

Melalui Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) merupakan program Kerjasama antara Kementan dengan International Fund of Agriculture Development (IFAD) yang bertujuan untuk regenerasi pada sektor pertanian. Program YESS, melalui berbagai program yang diusung seperti Pelatihan, PWMP, Pemagangan, dan Hibah Kompetitif mengharapkan kedepanya dapat mendorong lahirnya generasi pertanian yang Tangguh dan mandiri. 

Hal itu sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengaku ingin membangun ekosistem baru di sektor pertanian agar anak-anak muda mempunyai ruang untuk untung dan berkembang di sektor itu sehingga sektor agro menjadi idola anak muda.

“Saya ingin agar anak-anak muda kita juga mau melirik pertanian sebagai sektor yang diunggulkan,” kata Mentan Amran.

Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi, senada dengan hal tersebut. Ia berharap melalui program YESS akan terwujud regenerasi pertanian, meningkatnya kompetensi sumberdaya manusia dari perdesaan, meningkatnya jumlah wirausaha muda di bidang pertanian.

"Program YESS ini sangat mendukung dalam pengembangan sumberdaya manusia pertanian, dengan memberdayakan para pemuda tani untuk memanfaatkan sumberdaya alam pertanian di pedesaan, secara optimal, profesional, menguntungkan dan berkelanjutan tentunya mereka ini akan siap menghadapi era milenial," ujar Dedi.

Polbangtan Malang selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Jawa Timur atau pelaksana Program YESS di Provinsi Jawa Timur dalam rangka memfasilitasi pemuda daerah di sektor pertanian juga menggandeng Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan program di wilayah daerah. Pada provinsi Jawa Timur terdapat 5 Kabupaten Wilayah Program YESS yang terdiri dari Pasuruan, Malang, Pacitan, dan Tulungagung.

Pada Selasa (6/2/2024) di Kabupaten Tulungagung telah dilaksanakan kunjungan kerja dari Sekretaris BPPSDMP, Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS).

BPPSDMP-2.jpg

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris BPPSDMP, DR. Ir. Siti Munifah, M.Si, Direktur Polbangtan Malang, Dr. Ir. Setya Budhi U, S.Pt., M.Si, Project Manager PPIU Jawa Timur, Dr. Acep Hariri, SST., M.Si., Koordinator District Implementation Team (DIT) Kab. Tulungagung, PPL dan Petani Muda YESS Kab. Tulungagung. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau progress dan pencapaian implementasi Program YESS di wilayah Kab. Tulungagung.

Kegiatan diawali dengan kunjungan di salah satu Penerima Manfaat Program YESS yang juga merupakan Ketua Koperasi Petani Muda YESS, Wahyu Candra. Dibuka dengan penyampaian dari Koordinator DIT Kab. Tulungagung, Edy Purwo, Beliau menyampaikan bahwa “Di Tulungagung sudah berdiri koperasi Agritama Yess Tulungagung yang pelakunya adalah pemuda penerima manfaat, yang saat ini anggotamya sudah mencapai 178 anggota. Saat ini di tulungagung penerima hk sudah menghabiskan anggaran sekitar 6,2 Milyar Rupiah dengan jumlah penerima adalah sejumlah 191 orang," ujar Edy.

Selain itu, Salah satu momen penting dalam kunjungan tersebut adalah penyampaian keberhasilan pembentukan koperasi petani muda yang menjadi binaan Program YESS. Koperasi yang telah terbentuk ini tidak lain adalah "Koperasi Agritama YESS Tulungagung". Akta koperasi yang telah disahkan menjadi bukti nyata dan komitmen kuat dari Program YESS PPIU Jawa Timur terhadap penumbuhan petani muda di Kabupaten Tulungagung yang disampaikan oleh Wahyu Candra selaku Ketua Koperasi tersebut.

Dalam pertemuan yang berlangsung, Sekretaris BPPSDMP menyoroti dan mengapresiasi pentingnya pembentukan koperasi sebagai langkah strategis dalam memajukan sektor pertanian. “Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu kegiatan ini. Saya cukup kaget dan bangga tulungagung sudah memiliki koperasi. Kedepan bisa jadi akan ada divisi-divisi lain sesuai kebutuhan dan kondisi. Untuk Fa nanti bisa bekerjasama dengan perbankan untuk membantu modal petani-petani, dan kita harus meyakinkan bahwa kalian mampu karena energi kalian masih bertumbuh, hanya 2 hal yang bisa menjadi penentu mau atau tidak!” kata Siti Munifah dalam pidato sambutannya.

Pemberdayaan generasi muda untuk terlibat secara aktif dalam pertanian. Pembentukan koperasi bukan hanya menjadi sarana untuk mengembangkan usaha petani muda, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi dan penguatan komunitas pertanian di daerah.

Kunjungan ini juga menjadi momentum bagi para petani muda di Tulungagung untuk meningkatkan kualitas usaha dan berkolaborasi lebih lanjut dengan pihak terkait. Melalui koperasi, mereka dapat saling mendukung, berbagi pengetahuan, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia untuk pertanian yang lebih berkelanjutan dan produktif. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES