Indonesia Positif

Komunitas Motor Asoy Geboy Brotherhood Dongkrak UMKM dan Pariwisata

Rabu, 07 Februari 2024 - 21:11 | 13.60k
Komunitas Motor Asoy Geboy Brotherhood
Komunitas Motor Asoy Geboy Brotherhood

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Melakukan hobi sekaligus dongkrak UMKM? Bisa kog. Itu dilakukan oleh Komunitas Motor Asoy Geboy Brotherhood.

Komunitas ini tak hanya berkeliling negeri untuk menyalurkan hobi, tapi turut berkontribusi dongkrak UMKM dan pariwisata.

Sekjen Asoy Geboy Brotherhood, Jimat Geboy menjelaskan, komunitasnya berdiri pada tahun 2018. Ada 9 orang founder yang mendeklarasikan berdirinya komunitas Asoy Geboy Brotherhood. Mereka adalah  Jimat, Elfan, Ira, Randi, Peter (alm), Harvardy, Dedi, Rifky dan Rosin. 

"Awalnya hanya sekadar perkumpulan. Lambat laun Asoy Geboy Brotherhood ini menjadi komunitas. Tentu saja komunitas tak memiliki AD/ART. Yang paling penting happy dan selaras. Ternyata jadi candu, candu sangat positif yaitu menyambangi destinasi-destinasi pariwisata yang hebat di tanah air," terang Jimat Geboy didampingi ketua baru yang baru satu bulan menjabat, Dedy Decil, kepada sejumlah awak media, Minggu (4/2/2024).

Meski dicetuskan pada tahun 2018, namun Elfan salah satu Founder menyebut Komunitas Asoy Geboy Brotherhood baru secara resmi diproklamirkan pada tahun 2019. 

Dalam perjalanannya, ada beberapa komunitas motor yang bergabung dalam Asoy Geboy Brotherhood. Sebut saja misalnya Orang Senang Adventure dan komunitas moge lainya.

Menarinya komunitas ini tak hanya diisi oleh kalangan laki-laki, tapi juga beranggotakan perempuan. Mereka disebut Ladies Biker yang piawai mengendarai motor gede (moge). Namanya sis Ira, sis Nita dan sis Ega.

Komunitas-Motor-Asoy-Geboy-Brotherhood-a.jpg

"Ya, perkumpulan ini karena satu lokasi di daerah Tangerang Selatan. Asoy Geboy Brotherhood sudah mendatangi hampir 40 kota mulai dari Pulau Jawa sampai Bali. Asoy Geboy Brotherhood bertujuan untuk kebersamaan dan mengikat keutuhan keluarga yang tergabung di dalamnya. Kami dibalut cinta," terang Jimat Geboy yang juga diamini Dedy Decil. 

Saban Minggu, Dedy Decil juga menjelaskan jika anggota Asoy Geboy Brotherhood menyempatkan diri untuk berkumpul. Sebab, kata dia, Sunday Morning Ride (Sunmori) adalah nafas organisasi.

Dalam pertemuan itu, sejumlah hal dibahas. Dari sekadar hanya memperkuat silaturahmi, hingga membahas agenda touring menjelajah keindahan tanah air.

"Ini bagian dari kami mendukung slogan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga yakni di Indonesia saja. Karena kami menekankan agar tidak ke luar negeri, dan selalu belanja kearifan lokal dan UMKM-UMKM lokal tanah air. Asoy Geboy Brotherhood sudah beberapa kali melakukan touring jarak jauh maupun dekat. Dalam kegiatan touring yang kami rancang, hukumnya wajib kami menyambangi tempat tempat wisata," tutur Dedy Decil yang juga diamini Jimat Geboy. 

Bukan tanpa alasan hal itu dilakukan Asoy Geboy Brotherhood. Jimat Geboy menjelaskan jika organisasinya ingin berkontribusi positif terhadap pemajuan UMKM dan pariwisata. Dalam hal pemajuan pariwisata, hal itu dilakukan Asoy Geboy Brotherhood dengan menjelajah destinasi wisata dan ikut mempromosikannya.

"Tujuannya, tentu saja kami ingin berkontribusi terhadap pemajuan pariwisata kita dan mendongkrak UMKM. Dalam touring kami mengunjungi wisata alam yang ada di daerah. Kegiatan kami ini juga dalam upaya mendongkrak UMKM kuliner lokal," terang Jimat. 

Selain itu, Jimat Geboy menjelaskan jika Asoy Geboy Brotherhood juga mendorong UMKM bengkel motor di sekitaran Tangerang Selatan, yang menjadi basis komunitasnya.

"Di sisi lain, kami juga aktif melakukan sosialisasi keamanan dan keselamatan lalu lintas dengan mengadakan safety riding serta bakti sosial. Bengkel-bengkel lokal juga terangkat. Itu usaha masyarakat, UMKM Juga bagian dari tanggung jawab Kemenparekraf, jadi kebahagiaan kami juga menjadi kebahagiaan masyarakat Indonesia," pungkas Jimat dan Dedy Decil. 

Dijelaskan jimat Geboy, di tahun 2024 ini, Asoy Geboy Brotherhood memiliki agenda touring jarak jauh minimal empat kali. "Rencana terdekat kami akan touring ke Lampung dan Labuan Bajo. Terutama Labuan Bajo kami pilih, karena memiliki wisata alam yang indah dengan pemandangan yang mempesona dan berbagai macam banyak kuliner yang menarik," tandasnya.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES