Indonesia Positif

Cegah Penipuan Berkedok Layanan Prioritas, Begini Cara Menjadi Nasabah Prioritass BCA

Jumat, 01 Maret 2024 - 21:46 | 15.44k
EVP Individual Customer Business Development BCA, Adrianus Wagimin (kiri).(FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)
EVP Individual Customer Business Development BCA, Adrianus Wagimin (kiri).(FOTO: Fahmi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Berita hoaks tentang perbankan selalu menjadi incaran pelaku penipuan. Khususnya terkait pelayanan dan tawaran menjadi nasabah prioritas dari tiap-tiap perbankan itu sendiri yang kerap digunakan untuk menipu para nasabah.

Sebagai salah satu bank yang banyak diberitakan soal hoaks layanan nasabah prioritas, BCA sebagai Bank yang juga memiliki layanan prioritas bagi nasabah yang disebut BCA Solitare dan Prioritas memberikan tips supaya para nasabahnya dapat mengindari penipuan yang berkedok layanan BCA Prioritas.

“Cara menjadi nasabah prioritas di BCA itu harus mendapatkan invitation (undangan),” ucap EVP Individual Customer Business Development BCA, Adrianus Wagimin saat dialog Upaya BCA Prioritas Dorong Pengembangan Bisnis Nasabah Premium di ICE BSD, Tangerang pada Jumat (1/3/2024).

Pria yang akrab disapa Adri menjelaskan, undangan menjadi nasabah prioritas BCA sendiri diberikan oleh BCA dalam bentuk memo resmi yang tercetak dan diantarkan langsung oleh BCA kepada nasabah prioritasnya.

“Jadi bentuknya memo resmi yang dikeluarkan oleh BCA,” jelas Adri.

Business-Development-BCA-2.jpg

Adri juga mengatakan, untuk mengkonfirmasi ulang memo tersebut, nasabah bisa bertanya langsung melalui costumer service Halo BCA atau jika sedang diluar, bisa langsung mendatangi kantor cabang BCA terdekat.

“Apapun yang kiranya ragu, dapat menghubungi Halo BCA atau datangi ke kantor cabang. Pasti ada datanya, apakah betul undangan atau hoaks,” kata Adri.

Adri mengungkapkan, berbagai proses dan syarat pun diterapkan oleh BCA untuk menetapkan seorang nasabah bisa menjadi nasabah prioritas, salah satunya adalah saldo minimal Rp1 Miliar, memiliki rekam jejak keuangan yang baik serta kecocokan antara nasabah dan BCA itu sendiri.

“BCA juga mempelajari kecocokan usaha yang dilakukan nasabah. Sehingga setelah mendapatkan undangan menjadi nasabah prioritas, tidak akan ada penolakan karena sudah memiliki kecocokan yang sama. Serta yang memutuskan menjadi nasabah prioritas itu bisa dari pimpinan di cabang bahkan solitare sampe ke pusat,” ungkapnya.

Terakhir, Adri menyampaikan apresiasinya kepada rekan-rekan media yang selalu mensupportnya dalam mengedukasi masyarakat terkait layanan dari BCA itu sendiri.

“Semoga melalui dialog ini dapat mengedukasi masyarakat tentang informasi BCA Prioritas itu sendiri,” tandasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES