Advertisement
Indonesia Positif

DPRD Banyuwangi Diskusikan Permasalahan Tanah dengan Menteri ATR RI

Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, melakukan pertemuan dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/BPN), Ag ...

TIMES Indonesia,
DPRD Banyuwangi Diskusikan Permasalahan Tanah dengan Menteri ATR RI
Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, SH. MH, saat menghadap Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta. (Foto : Syamsul Arifin/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BANYUWANGI Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, melakukan pertemuan dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Jakarta, pada Rabu (6/3/2024). Dalam pertemuan tersebut, Michael membahas beberapa permasalahan yang berkaitan dengan tanah di Bumi Blambangan.

“Kami membicarakan laporan dari masyarakat mengenai dugaan mafia tanah, pengelolaan Hak Guna Usaha (HGU), serta permasalahan tanah lainnya. Semua telah kami sampaikan kepada Pak Menteri,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi.

Advertisement

Kehadiran Michael, yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, disambut baik oleh Menteri ATR/BPN. Bahkan, sebagai politisi dari ujung timur Pulau Jawa tersebut, ia mendapat jamuan khusus.

Michael menyatakan, yang paling menggembirakan bagi mereka adalah komitmen Menteri ATR/BPN untuk segera menindaklanjuti keluhan dan aduan masyarakat Banyuwangi terkait permasalahan pertanahan.

“Menteri ATR/BPN berjanji akan segera turun ke Banyuwangi. Sebagai langkah awal, Staf Khusus Kementerian ATR/BPN akan menghubungi Kepala BPN Banyuwangi,” tambah Michael, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi.

Sebagaimana yang diketahui, sejumlah permasalahan terkait tanah seringkali muncul di Banyuwangi, seperti dugaan praktik mafia tanah, sengketa tapal batas antara perusahaan perkebunan dengan masyarakat sekitar, perubahan komoditas tanaman tanpa persetujuan oleh pemegang sertifikat HGU, serta indikasi pemalsuan data petani plasma.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Syamsul Arifin
PenulisSyamsul ArifinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2016. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia