Indonesia Positif

Danrem 132/Tadulako Ungkap Sejarah Pengorbanan dan Prestasi Satuan

Minggu, 10 Maret 2024 - 10:14 | 15.00k
Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Dody Triwinarto saat memimpin Serah Terima Jabatan dan Tradisi Korps Kasrem 132/Tadulako, Dandim 1306/KP serta penyerahan jabatan Kasi Korem 132/Tadulako yang berlangsung di Aula Manggala Sakti Makorem 132/Tdl, Palu.
Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Dody Triwinarto saat memimpin Serah Terima Jabatan dan Tradisi Korps Kasrem 132/Tadulako, Dandim 1306/KP serta penyerahan jabatan Kasi Korem 132/Tadulako yang berlangsung di Aula Manggala Sakti Makorem 132/Tdl, Palu.

TIMESINDONESIA, PALU – Danrem 132/Tadulako, Brigjen TNI Dody Triwinarto, menyampaikan, Satuan Korem 132/Tdl memiliki sejarah pengorbanan yang luar biasa yang tidak pernah sama dengan sejarah yang ada di satuan lain. 

Hal itu Ia utarakan saat memimpin Serah Terima Jabatan dan Tradisi Korps Kasrem 132/Tadulako, Dandim 1306/KP serta penyerahan jabatan Kasi Korem 132/Tadulako yang berlangsung di Aula Manggala Sakti Makorem 132/Tdl, Palu, Sabtu (9/3/2024).

Pengorbanan yang dimaksudnya adalah, di tempat ini, lanjut Danrem, Brigjen TNI (Anumerta) Syaiful Anwar, mantan Danrem 132/Tdl dan Dankolakops Tinombala, gugur dalam tugas pada 20 Maret 2016 ketika membantu Polri dalam operasi melawan kelompok teroris MIT di Poso, Sulawesi Tengah. 

Korem-132-Tadulako-2.jpg

"Ia gugur bersama 12 penumpang dan awak lainnya, setelah Helikopter Bell 412 milik TNI-AD yang ditumpanginya dalam perjalanan menuju Kota Poso dari Watutau, Lore Peore tersambar petir di Kelurahan Kasiguncu. Beliau rela berkorban untuk daerah kita ini,” ujarnya lirih.

Dia berharap agar para pahlawan yang telah gugur tersebut diterima amal ibadahnya dan mendoakan keselamatan Sulawesi Tengah.

"Saya mengajak kita semua untuk mendoakan para kusuma bangsa yang telah gugur mempertahankan kedaulatan bangsa dan keutuhan wilayah NKRI, khususnya di daerah Poso Sulawesi Tengah," pintanya.

Selain itu, Danrem juga menyebut bahwa Korem Petarung 132/Tdl telah melahirkan pemimpin-pemimpin TNI yang berprestasi. 

Ia menyebut, Tiga mantan Danrem 132/Tdl menjadi pucuk pimpinan TNI dan pimpinan Kostrad. Setelah sebelumnya Jenderal TNI Agus Subiyanto menduduki jabatan KSAD, dan kini Panglima TNI, dan Letjen TNI Saleh Mustafa serta Mayjen TNI Farid Makruf saat ini menjabat sebagai Pangkostrad dan Kaskostrad.

“Pemimpin-pemimpin kita itu pernah berdiri disini,” ucapnya.

Korem-132-Tadulako-3.jpg

Dia mendorong para komandan dan prajurit untuk memberikan dedikasi terbaik kepada bangsa, satuan, dan masyarakat Sulawesi Tengah.

Selain itu, Danrem juga mengucapkan selamat jalan dan sukses kepada Kolonel Czi Bambang Pranowo, Kolonel Inf Abi Kusniato, Kolonel Inf Kusnandar dan Kolonel Inf Endang Sumardi beserta istri, yang telah menyelesaikan tugas dan tanggung jawab sebagai Kasrem 132/Tdl, Kasiren, Kasiops Korem 132/Tdl dan Dandim 1306/KP.

"Serah terima jabatan dilingkungan TNI AD merupakan bagian dari dinamika organisasi yang berkaitan dengan pembinaan personel dan pembinaan satuan," ungkapnya.

Acara serah terima jabatan diikuti dengan ucapan selamat kepada pejabat-pejabat lama yang telah menyelesaikan tugasnya, sekaligus perkenalan kepada pejabat baru. Seluruh acara dihadiri oleh Forkopimda Sulteng, Kabupaten/Kota, Pejabat Utama Korem 132/Tdl, dan undangan lainnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES