Advertisement
Indonesia Positif

Bupati Kediri Berencana Buat Sekolah Olahraga untuk Cetak Atlet Nasional

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berencana menggenjot prestasi sekaligus bibit atlet di daerahnya ...

TIMES Indonesia,
Bupati Kediri Berencana Buat Sekolah Olahraga untuk Cetak Atlet Nasional
Bupati Kediri dan jajarannya saat meninjau lahan di kecamatan pagu (Foto: Diskominfo Kabupaten Kediri)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

KEDIRI Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berencana menggenjot prestasi sekaligus bibit atlet di daerahnya. Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya berkeinginan membuat sebuah sekolah olahraga. 

Rencana bupati muda yang akrab disapa Mas Dhito itu disampaikan usai meninjau salah satu aset lahan milik Pemerintah Kabupaten seluas 4,4 hektar di Kecamatan Pagu. Menurutnya, pembangunan SMP olahraga dimungkinkan untuk dilakukan. 

Advertisement

“Kita masih mempertimbangkan, apakah SMP Olahraga atau apa. Semangatnya adalah membuat Kabupaten Kediri menjadi lumbung atlet nasional,” katanya, Selasa (19/3/2024). 

Sebagaimana diketahui, bupati muda berusia 31 tersebut memang memiliki perhatian penuh terhadap atlet-atletnya. Seperti salah satunya upaya pemulangan sekitar 68 atlet selama 2021 hingga 2023. 

Selain itu, pihaknya juga tengah berfokus melanjutkan tahap dua pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati sebagai bentuk keseriusannya memajukan sektor olahraga di Bumi Panjalu. 

Mas Dhito menambahkan, terkait lahan yang akan dibangun sekolah olahraga tersebut, diproyeksikan di salah satu areanya juga dibangun asrama Dharma Wanita Bording School. 

“Lahan pemkab seluas 4.4 hektar juga dimungkinkan akan dibangun asrama boarding school,” lanjutnya. 

Advertisement

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Mokhamat Muhsin menjelaskan jika nantinya sekolah olahraga ini bisa diwujudkan, tentu pengembangan atlet bisa lebih difokuskan dalam sekolah tersebut. 

Pihaknya juga tengah menyiapkan berbagai skema pembentukan sekolah tersebut. Skema yang dimaksud apakah memindahkan SMP Ngasem 2 atau membuat sekolah baru. 

“Intinya, sesuai arahan Mas Bup bahwa pembinaan atlet sejak dini memang harus dilakukan,” ucapnya. (d)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Canda Adisurya
PenulisCanda AdisuryaSarjana Fisip Jurusan Ilmu Komunikasi Audio visual Universitas Muhammadiyah Malang (2005). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018. Meliput berbagai topik, termasuk politik, kriminal, hukum, sains, seni, budaya dan olahraga.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia