Indonesia Positif

Momentum Ramadan, Ning Iim: Anak Yatim Jalan Tol Pintu Rezeki Keluarga

Kamis, 04 April 2024 - 21:56 | 10.84k
Ning Iim saat memberikan santunan kepada anak yatim di Dusun Poldampet, Desa Ngrandu Lor, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Kamis (4/4/2024). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)
Ning Iim saat memberikan santunan kepada anak yatim di Dusun Poldampet, Desa Ngrandu Lor, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Kamis (4/4/2024). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Di tengah gemerlap bulan suci Ramadan 1445 H, Dr. Hj. Rokhimah Riza atau Ning Iim seorang dokter dan dermawan yang dikenal karena kepeduliannya terhadap sesama dengan memberikan santunan kepada anak yatim. 

Dalam momen yang penuh berkah ini, perempuan yang merupakan salah satu pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang tersebut tidak hanya menyalurkan bantuan materi tetapi juga memberikan sentuhan kasih sayang dan kehangatan kepada anak-anak yang membutuhkan.

Dengan hati yang penuh keikhlasan, perempuan yang akrab disapa Ning Iim mengumpulkan anak-anak yatim dari berbagai daerah untuk merayakan bulan suci Ramadan bersama.

Acara yang digelar di Dusun Poldampet, Desa Ngrandu Lor, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang ini tidak sekadar tentang memberikan santunan, tetapi juga memberikan momen kebersamaan yang berkesan bagi para anak yatim.

Menurutnya, anak yatim merupakan anak yang dititipkan kepada masyarakat. Uluran tangan dan kasih sayang kepadanya akan memberikan kelancaran rezeki.

“Menurut saya anak yatim merupakan jalan tol pintu rezeki saya dan keluarga. Dalam bulan Ramadan, kita diajarkan untuk lebih peduli terhadap sesama, terutama kepada mereka yang kurang beruntung. Saya merasa terpanggil untuk memberikan sedikit kebahagiaan kepada anak-anak yatim ini," ujar Dr. Hj. Rokhimah Riza dengan tulus.

Acara santunan ini tidak hanya diisi dengan pembagian paket makanan dan bantuan tunai, tetapi juga dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan seperti pembacaan Al-Qur'an, ceramah agama, dan bermain bersama dan berbuka puasa bersama. Ning Iim berusaha menciptakan suasana yang hangat dan penuh kasih sayang bagi para anak yatim tersebut.

Perempuan yang akrab disapa Dokter iim ini memang dikenal aktif dalam berbagai organisasi politik dan profesi di Jombang. Tak ayal kegiatan sosial sudah menjadi agenda rutin yang kerap dilakukan. "Santunan malam 25 Ramadan, ada 40 an anak Yatim," katanya.

Kegiatan berbagi kepada sesama adalah keharusan. Mengingat situasi saat ini dengan keadaan ekonomi yang kurang stabil. Dokter iim tetap berkomitmen secara rutin untuk berbagi dengan sesama. "Giat rutin, setiap satu bulan sekali," ujar Dokter iim selaku owner dan founder klinik kecantikan de IME itu. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Irfan Anshori
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES