Indonesia Positif

Banyak Pengunjung Luar Daerah, UMKM Queen Pai Sediakan Transaksi Digital

Jumat, 19 April 2024 - 10:17 | 63.17k
Mesin EDC dan Qris BRI yang diberikan kepada pemilik outlet Queen Pai untuk mempermudah pembayaran. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)
Mesin EDC dan Qris BRI yang diberikan kepada pemilik outlet Queen Pai untuk mempermudah pembayaran. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Dukungan BRI pada UMKM tidak hanya pada pinjaman modal saja. Bantuan secara moral dan alat juga diberikan sebagai upaya meningkatkan produktivitas pelaku usaha, salah satunya milik Queen Pai Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo. UMKM roti dan kue tersebut mendapat bantuan mesin EDC dan QRIS dari BRI.

QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya.

UMKM Queen Pai yang berada di jalur pantura Surabaya - Banyuwangi tersebut sering dikunjungi oleh warga luar daerah. Terutama mereka yang baru pulang dari perjalanan jauh. Bahkan banyak kendaraan pariwisata yang parkir di sekitar lokasi outlet Queen Pai tersebut.

“Sebenarnya sudah lama saya pakai QRIS dari BRI ini. Karena banyak pembeli saya yang suka bayar pakai QRIS, nggak ribet katanya. Maklum mereka dari Surabaya atau Bali. Tentunya mereka sudah paham kegunaannya. Jadi tidak ribet pakai uang cash,” kata owner Queen Pai, Lydia Hendra Wati.

Terlebih lagi, outlet Queen Pai tersebut berada tepat di pinggir jalur pantura. Pembeli luar daerah yang sudah mengenal Queen Pai dari sosial media pasti mampir ke outlet tersebut. Mereka pun tak pernah sedikit membeli roti di outletnya. Sehingga transaksi yang digunakan banyak menggunakan pembayaran QRIS.

outlet-Queen-Pai.jpg

Pada tahun 2023 kemarin, Queen Pai mendapatkan kirim mesin EDC baru dari BRI Cabang Probolinggo. Sebab, transaksi milik UMKM tersebut cukup tinggi setiap harinya. Terlebih lagi pembeli yang datang ke outlet tersebut tidak hanya masyarakat setempat. Banyak dari mereka yang datang dari luar kota dan bahkan luar jawa.

“Dengan mesin EDC itu transaksi jadi lebih mudah. Bahkan pembeli yang tidak punya uang cash dan tak punya mobile banking, bisa bayar debit pakai kartu. Jadi transaksi lebih mudah dengan dua marcent yang diberikan oleh BRI,” papar warga Kecamatan Paiton tersebut.

Sementara itu, Muhammad Dikri, salah satu pembeli asal Pasuruan mengaku lebih nyaman bayar menggunakan QRIS. Sebab dirinya tidak ribet dengan uang kembalian dan uang cash. Bahkan, pembeli tidak perlu memberikan permen apabila tidak ada uang receh untuk kembalian.

“Kadang kalau uang kembalian tidak cukup pasti ditambah permen atau coklat. Kalau pakai QRIS kan nggak perlu pakai bingung cari permen. Scan, bayar, dan selesai,” jelasnya.

Terpisah, Manager Bisnis Mikro BRI Cabang Probolinggo, Syafareza Yoga menyampaikan, ada cukup banyak UMKM yang sekarang menggunakan QRIS. Pihaknya memberikan secara cuma-cuma untuk mempermudah transaksi saat jual beli. Sebab dengan QRIS pembeli tidak repot dengan uang cash, dan penjual tidak bingung dengan uang kembalian.

“Kami berikan kemudahan, dan kami edukasi untuk mengenal digitalisasi. Dengan begitu UMKM bisa mudah beradaptasi dengan perkembangan digital. Sehingga dalam transaksi bisa lebih mudah dan terbantu,” jelasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ryan Haryanto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES