Indonesia Positif

KPU RI Yakin Hasil Pemilu 2024 Tidak Akan Disangkal

Jumat, 19 April 2024 - 19:41 | 13.89k
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Idham Holik. (FOTO: Farid Abdullah/ TIMES Indonesia).
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Idham Holik. (FOTO: Farid Abdullah/ TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU RI, Idham Holik, meyakini bahwa keputusan resmi mengenai hasil Pemilu 2024 yang diumumkan pada Rabu (20/3/2024) lalu tidak akan dicabut.

"KPU berkeyakinan bahwa Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota secara nasional dalam Pemilihan Umum Tahun 2024 tidak dibatalkan," katanya saat kepada wartawan, Jum'at (19/4/2024).

Karena itu, KPU telah memberikan jawaban dan mengajukan bukti sesuai dengan ketentuan hukum dan fakta dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) atau perselisihan Pemilu 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Seperti yang diketahui, KPU RI mengumumkan pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden RI Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai pemenang dalam Pilpres 2024.

Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 yang menetapkan hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota secara nasional dalam Pemilihan Umum 2024 memuat penetapan tersebut.

"Hasil Pemilihan Umum secara nasional sebagaimana dimaksud dalam diktum kesatu sampai dengan diktum kelima ditetapkan pada hari Rabu tanggal 20 bulan Maret tahun 2024 pukul 22.19 menit WIB," ucap Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari di Gedung KPU RI, Jakarta, Rabu (20/3/2024) malam.

Ia menyatakan bahwa pasangan Prabowo-Gibran memperoleh dukungan sebanyak 96.214.691 suara. Hasyim juga menyebutkan bahwa pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mendapat 40.971.906 suara, sementara pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md meraih 27.040.878 suara.

Selain itu, ia memaparkan bahwa total suara sah adalah sebanyak 164.227.475 suara.

Pemilihan Presiden 2024 diikuti oleh tiga pasangan calon: Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebagai pasangan nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai pasangan nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. sebagai pasangan nomor urut 3.

Rencananya, pelantikan pasangan yang terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI dijadwalkan pada tanggal 20 Oktober 2024. Sebelumnya, pada 1 Oktober 2024, telah direncanakan pelantikan anggota DPR RI dan DPD RI yang terpilih. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES