Indonesia Positif

Bermula dari Makanan PMT, UMKM Citra Lestari Berhasil Kembangkan Produknya atas Dorongan BRI

Selasa, 23 April 2024 - 08:16 | 68.56k
Stik seledri milik ibu-ibu UMKM Citra Lestari Desa Binor. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)
Stik seledri milik ibu-ibu UMKM Citra Lestari Desa Binor. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Siapa sangka, makanan stik sawi dan seledri milik UMKM Citra Lestari Desa Binor Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, bisa menembus market luar. Padahal produk olahan milik kelompok emak-emak desa setempat itu, hanya diniatkan awal sebagai makanan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) untuk balita posyandu.

Bisnis kuliner yang digagas oleh sejumlah kaum hawa itu terkumpul dalam kelompok Posyandu Ketahanan Iklim (Postaklim). Kelompok ibu-ibu ini punya inisiatif untuk menciptakan produk stik seledri dan sawi untuk menyiasati makanan anak. Sebab, banyak anak-anak tak suka memakan sayuran.

Kelompok yang mengelola produk olahan itu pun diberi nama IKM Citra Lestari. Makanan ringan yang sarat gizi itu mulanya hanya diperuntukkan dan dijual khusus anak-anak saja. Sebab, makanan yang dibuat dari sayuran itu sehat untuk dikonsumsi oleh anak-anak.

Setiap ada posyandu, para anak dari ibu-ibu desa setempat mendapat camilan vegetarian tersebut. Makanan ringan yang dikemas tak ubahnya snack bermerek itu, cukup membuat anak-anak terpincut dan menyukainya.

Akan tetapi, makanan ringan itu hanya dipasarkan di dalam desa saja, melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yaitu Cafe and Resto Binor Harmony. Sehingga progres penjualannya tak cukup bergairah.

Pada tahun 2022 lalu, BRI hadir memberikan semangat baru pada para pelaku UMKM tersebut. Hostiningsih, ketua IKM Citra Lestari, memberanikan diri untuk mengepakkan sayap bisnisnya. Agar produk olahan kelompok emak-emak itu bisa dinikmati kalangan di luar desa.

Tentu, untuk meningkatkan produktivitas tersebut, Hostiningsih perlu tambahan modal usaha. Kala itu, BRI hadir memberikan bantuan modal usaha untuk meningkatkan produk stik seledri dan sawi.

Kelompok emak-emak itu menggunakan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI sebagai modal tambahan. Dari pinjaman Rp. 10 juta hingga berkali-kali lipat. Lantaran produksinya yang terus meningkat.

“Dulu hanya diproduksi saat posyandu saja. Karena memang diperuntukan untuk anak-anak. Makanan ini sebagai PMT mereka,” jelas Hostiningsih.

Namun berbeda untuk saat ini. Produk olahan UKM Citra Lestari tersebut dipromosikan di berbagai outlet. Tidak hanya di desa saja. Produk tersebut sudah terkirim ke berbagai daerah melalui media sosial dan kanal online shop lainnya.

Pertumbuhan usaha itu seiring dengan Desa Binor yang meraih juara Desa BRIlian tahun 2022 lalu. Desa tersebut mendapat perhatian lebih dari BRI. Tidak hanya itu saja, para pelaku UMKM, termasuk Citra Lestari, mendapat pelatihan dan pembinaan usaha. Agar bisnis mereka bisa berkembang lebih pesat mengikuti perkembangan zaman.

Bahkan, dari dana CSR BRI yang diberikan kepada desa pemenang Desa BRIlin, UMKM Citra Lestari juga mendapat sedikit bagian. Mereka mendapat bantuan alat produksi seperti packing, penggoreng, pemanas dan sebagai dari dana CSR tersebut. Namun saat ini produk itu masih menunggu giliran pengiriman.

“Sekarang sudah bisa produksi banyak. Pesanan selalu ramai. Banyak outlet yang minta kiriman produk stik kami. Karena laris di tempat mereka, salah satunya Resto Cendana,” paparnya.

Fakta ini pun dibenarkan oleh Kepala Unit BRI Paiton, Rani Handayani. Produk stik itu memang dulunya hanya untuk kalangan posyandu sebagai PMT anak-anak. Kemudian, bisnis tersebut berkembang atas dorongan dari BRI. Mereka juga mendapat modal usaha untuk produksi.

“Kami bantu dan dorong terus agar mereka semakin semangat mengembangkan usahanya. Karena bisnis itu sangat potensial untuk dipasarkan. Modal juga kami bantu melalui KUR BRI,” kata Rani.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Binor, Hostifawati. Kata dia, usaha rakyat tersebut harus dibantu. Karena dengan ada UMKM di desa, akan membantu meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Kami sangat mendukung, UMKM Citra Lestari ini juga dulunya tidak sebesar sekarang. Atas dukungan dari BRI, bisnis mereka jadi lebih besar,” paparnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ryan Haryanto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES