Indonesia Positif

Kisah Inspiratif Hikam Yudillah, Sukses Jadi Agen BRIlink Hingga Berangkat Umrah

Rabu, 24 April 2024 - 16:10 | 75.57k
Hikam Yudillah bersama karyawannya saat melayani nasabah di kios Agen BRIlink di Pasar Senin Besuk. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)
Hikam Yudillah bersama karyawannya saat melayani nasabah di kios Agen BRIlink di Pasar Senin Besuk. (Foto: Abdul Jalil/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Proses memang tidak akan menghianati hasil. Begitulah perjalanan bisnis yang dirasakan Hikam Yudillah sebagai Agen BRIlink. Usai meringkih menjajahi awal bisnisnya, kini ia sukses meraup cuan hingga mampu berangkat umrah bersama keluarga.

Kisah perjalanan bisnis pria asal Desa Kecik Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo itu, bermula dari tahun 2020 lalu. Saat itulah Hikam Yudillah mengawali karirnya sebagai Agen BRIlink di rumahnya.

Mengutip dari kanal resmi BRI, Agen BRILink merupakan perluasan layanan dimana BRI menjalin kerjasama dengan nasabah BRI sebagai Agen yang dapat melayani transaksi perbankan bagi masyarakat secara real time online dengan konsep sharing fee.

Melalui Agen BRILink, nasabah BRI maupun masyarakat umum lainnya bisa mendapatkan pelayanan yang sama seperti halnya di unit kerja Bank BRI. Nasabah pun bisa melakukan berbagai transaksi, baik sesama bank maupun antar bank.

Pada tahun 2020 itu, pria yang akrab disapa Hikam ini, dalam tahap pembelajaran mengenal sistem BRIlink. Karena semua jenis transaksi itu terkumpul dalam satu buah mesin EDC. Hikam cukup waktu untuk memahami dan mempelajari.

Pada awal karirnya, Hikam memulai menjadi agen di rumahnya sendiri. Sebab dia masih belum punya cukup modal untuk membuat outlet. Terlebih lagi, dirinya juga sedang terikat dengan pekerjaan lain.

Namun, pada tahun 2022, pria kelahiran 1993 itu memberanikan diri untuk survive. Dia berencana membuka outlet di Pasar Senin Besuk. Berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya. Itu pun dengan modal yang sangat terbatas.

Agen-BRIlink-2.jpg

"Untuk sewa outlet saja saya harus pinjam sana sini. Sampai pinjam uang ke Bank BRI dan gadaikan mobil," ungkap Hikam saat ditemui di kiosnya, Rabu (24/4/2024).

Usai direpotkan dengan sewa kios, kini Hikam kembali dibingungkan dengan modal usahanya. Dia membutuhkan dana simpanan minimal sekitar 20 juta untuk digunakan sebagai transaksi.

Beruntung sekali, Hikam masih banyak dipercaya oleh temannya. Sehingga ia diberikan modal pinjaman untuk digunakan sebagai perputaran setiap harinya. Modal itu ia dapatkan secara terpisah dari beberapa teman bisnisnya.

"Jadi saya pinjam ke temen-temen untuk modal. Rp 5 juta dari teman sini, Rp 5 juta lagi dari teman satunya. Hingga terkumpul Rp 30 juta. Jadi itu yang saya jadikan modal. Saya bersyukur masih dipercaya teman," jelas pria berumur 31 tahun ini.

Setelah kondisi perekonomian mulai stabil, Hikam merekrut dua karyawan untuk menjaga kios Agen BRIlink. Dua karyawan itu dilatih dan dibina untuk membantu meringankan bebannya dalam melayani nasabah.

Berjalannya waktu, nasabah Hikam semakin banyak berdatangan setiap harinya. Tak sedikit dari mereka yang melakukan transaksi dengan nilai besar hingga ratusan juta. Dalam sehari, transaksi di kios tersebut berkisar dari 100-150 kali transaksi perbankan dengan nilai perputaran dana hingga Rp 250 juta.

Tingginya transaksi tersebut membuat omzet Agen BRIlink milik Hikam mencapai puluhan juta setiap bulan. Karena tingginya transaksi, agen tersebut langsung mencapai level Juragan.

Pada tahun 2023, pendapatan Hikam dari Agen BRIlink sudah cukup tinggi. Tabungannya pun sudah melebihi dari harapan. Hikam akhirnya membulatkan niat untuk menggunakan tabungan dan pendapatan dari Agen BRIlink untuk berangkat umrah.

Pertengahan tahun 2023 itu, Hikam bersama istri dan ibunya berangkat ke tanah suci Makkah untuk menunaikan ibadah umrah. Semua kebutuhan dan pembiayaan umrah itu berasal dari pendapatan Agen BRIlink.

"Saya nggak nyangka bisa umrah bersama istri dan ibu saya dari penghasilan Agen BRIlink ini. Insya allah sebentar lagi mertua yang berangkat. Semoga," jelas Hikam.

Namun lagi-lagi, Hikam menyebutkan, kesuksesan yang diterimanya saat ini tidak lepas dari kerasnya proses di awal karir. Tidak jarang Hikam harus menelan asam-pahitnya goncangan selama proses. Dari kekeliruan hingga penipuan yang dialaminya.

"Keliru transaksi sampai tertipu orang itu sudah jadi resiko. Tapi dari situ saya belajar untuk menjadi lebih baik. Saat ini musibah itu sudah menjadi cerita indah yang mewarnai hidup," kata Hikam.

Sementara itu, Hasan Jabu, salah satu nasabah mengaku sudah sering dan terbiasa melakukan transaksi di Agen BRIlink tersebut. Selain pelayanannya ramah, dirinya sudah cukup kenal dekat dengan agennya. Sehingga transaksi lebih cepat dan nyaman.

"Saya nyaman di Agen BRIlink karena tidak jauh dari rumah. Transaksi lebih cepat tanpa ngantri. Itu lebih enak dan nyaman," ungkap pria asal Kecamatan Besuk.

Kepala BRI Cabang Probolinggo, Indrayana menyampaikan, Agen BRIlink itu sebagai sarana untuk mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi. JIka nasabah merasa jauh untuk datang ke bank, mereka cukup datang ke Agen BRIlink.

Kata dia, Agen BRIlink di Probolinggo sudah cukup mengakar hingga ke pelosok desa. Bahkan di area pegunungan sekalipun. Sehingga nasabah di dataran tinggi tak perlu jauh-jauh datang ke bank untuk transaksi.

"Agen BRIlink bisa melakukan transaksi apapun sebagaimana bank dan mesin ATM. Nasabah bisa ke Agen jika jauh ke bank. Kami bantu untuk mempermudah nasabah kami dalam bertransaksi," paparnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ryan Haryanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES