Indonesia Positif

Air Mata Haru dan Semangat Juang Iringi Pengumuman Paskibraka Banyuwangi 2024

Kamis, 25 April 2024 - 21:46 | 17.19k
Plt. Kepala Bakesbangpol Banyuwangi, Agus Mulyono saat memberikan motivasi kepada menjelang pengumuman peserta Paskibraka 2024. (FOTO: Fazar Dimas/TIMES Indonesia)
Plt. Kepala Bakesbangpol Banyuwangi, Agus Mulyono saat memberikan motivasi kepada menjelang pengumuman peserta Paskibraka 2024. (FOTO: Fazar Dimas/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti Gedung Olahraga (Gor) Tawangalun, Banyuwangi, Kamis (25/4/2024) saat pengumuman Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Banyuwangi 2024.

Setelah melewati sejumlah tes tingkat kabupaten yang dimulai tanggal 23 sampai 25 April 2024 ini, akhirnya 77 peserta terbaik Bumi Blambangan terpilih sebagai Paskibraka.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Banyuwangi, Agus Mulyono mengatakan, tes tingkat kabupaten yang digeber selama 3 hari mulai tanggal 23 sampai 25 April 2024 ini telah selesai dan berjalan dengan lancar.

peserta-Paskibraka.jpg

“Dari 77 peserta Paskibraka Banyuwangi yang terpilih, 6 diantaranya untuk dikirim mengikuti seleksi dan tingkat nasional,” kata Agus.

Besar harapan, masih Agus, putra-putri terbaik dari Bumi Blambangan ini ada yang lolos seleksi dan bisa mewakili Banyuwangi baik ditingkat provinsi dan nasional.

“Semoga nanti ada anak-anakku yang lolos ditingkat provinsi dan nasional. Karena hal ini merupakan sebuah kebanggan tersendiri bagi Banyuwangi,” ujarnya.

Proses seleksi Paskibraka Banyuwangi ini terbilang ketat. Tak hanya tes fisik dan kesamaptaan, para peserta juga diuji dalam parade, peraturan baris-berbaris (PBB), dan wawancara. Bahkan, tim seleksi tak segan menelusuri akun media sosial (Medsos) para calon peserta untuk mengetahui lebih dalam tentang kepribadian mereka.

Agus menjelaskan, penelusuran akun Medsos ini dilakukan untuk mencari tahu perilaku para peserta. Karena untuk mengetahui seseorang saat ini tidak hanya cukup dengan wawancara, akan tetapi apa yang diikuti di medsos juga mempengaruhi perilaku seseorang.

“Dari apa yang diikuti oleh calon Paskibraka di Medsos, kita dapat mengetahui kepribadian para peserta dan hal ini dapat memudahkan penilaian kami untuk mencari putra-putri terbaik Banyuwangi,” jelas Agus.

Hasil seleksi Paskibraka kali ini sempat membuat tim seleksi bingung. Lantaran, nilai yang didapatkan peserta semua diatas rata-rata nilai bawah dan semuanya memiliki semangat membara untuk menjadi pasukan pengibar bendera.

“Semua peserta nilainya bagus, tidak ada nilai yang jelek dari batas bawah. Hanya saja kita ambil yang terbaik,” cetusnya.

Di akhir pengumuman, Agus juga memberikan semangat dan motivasi kepada para peserta yang belum lolos seleksi. Menurutnya, seleksi Paskibraka ini hanya salah satu cara untuk mencapai kesuksesan dan masih banyak kesempatan lainnya yang harus diperjuangkan.

“Jangan bersedih anak-anakku, tidak ada pelaut yang hebat sebelum diterpa badai,angin dan ganasnya ombak. Seleksi Paskibraka ini hanyalah sebuah pembelajaran kalian untuk menuju sukses. Tetap semangat anak anakku dan pantang menyerah terus berjuang,” tegas Agus. 

Sebagai informasi, dari 633 total peserta yang mendaftar di 3 zona Kabupaten Banyuwangi, terdapat 206 peserta yang lulus tes seleksi zona, Setelah para calon Paskibraka mengikuti tes administrasi, Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) terdapat 9 siswa yang tidak memenuhi kualifikasi dan kriteria. Alhasil, dalam tes tingkat kabupaten diikuti oleh 197 peserta. 

Setelah para peserta melewati tes yang digelar selama 3 hari diantaranya, tes kesehatan, parade, PBB, kesamaptaan dan wawancara, sebanyak 77 peserta terpilih sebagai Paskibraka dengan rincian putra 46 dan putri 31. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES