Indonesia Positif

Gelar Gebyar Go Green, Polije Siap Menuju Kampus Modern Ramah Lingkungan

Selasa, 30 April 2024 - 15:35 | 11.78k
Direktur Polije Saiful Anwar pada
Direktur Polije Saiful Anwar pada "Gebyar Go Green: Bersinergi Membangun Politeknik Negeri Jember Menjadi Kampus Ramah Lingkungan yang Berkelanjutan". (Foto: AJP TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JEMBER – Kampanye untuk menjadikan kampus menjadi lebih ramah lingkungan atau kampus Go Green juga digaungkan oleh Politeknik Negeri Jember (Polije), Jember, Jawa Timur (Jatim).

Melalui kegiatan bertajuk "Gebyar Go Green: Bersinergi Membangun Politeknik Negeri Jember Menjadi Kampus Ramah Lingkungan yang Berkelanjutan" yang diselenggarakan di Polije, Selasa (30/4/2024), pihak Polije berkomitmen menjadikan kampus menjadi lebih modern namun tetap sarat ramah lingkungan.

"Jadi momentum ini sebenarnya kami mencoba flashback, karena pada saat tahun 2012 kami sudah persiapkan komitmen bersama untuk menuju kampus Go Green, di mana kampus kami desain supaya ramah lingkungan, termasuk juga konservasi energinya," kata Direktur Polije Saiful Anwar kepada sejumlah awak media di sela-sela acara.

Dia juga menerangkan bahwa langkah tersebut juga sejalan dengan kebijakan pemerintah, tepatnya Direktorat Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi (KLSD) Kemendikbudristek.

Saiful menjelaskan, kebijakan yang dimaksud yakni program antisipasi perubahan iklim atau yang dikenal dengan API Sarpras PVT.

Untuk diketahui, API Sarpras PVT yang merupakan kependekan dari Antisipasi Perubahan Iklim Melalui Pengadaan dan Pengembangan Sarana dan Prasarana, merupakan program yang diluncurkan pemerintah pada Maret 2024 lalu.

API Sarpras PVT ini mencakup sejumlah hal, di antaranya ruang lingkup belanja modal peralatan dan mesin (sarana), dan/atau belanja modal gedung, bangunan, dan Kawasan (prasarana) yang ramah lingkungan dan mendukung transformasi perguruan tinggi menuju kampus ramah lingkungan (green campus).

Selain itu, terdapat enam indikator capaian program ini yakni kebijakan dan infrastruktur kampus, pengelolaan energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, pengelolaan air, transportasi, serta bidang pendidikan dan riset.

"Dan tentunya dalam rangka mendukung program Go Green kampus di kesempatan berbahagia ini Polije menghadirkan para pakar dari UI GreenMetric," ujar Saiful. 

"(Mereka) yang memberikan asistensi secara standar tentang bagaimana kampus Polije bisa menuju ke Go Green," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Dr Junaidi, Wakil Ketua Bidang Program, Komunikasi, dan Partnership UI GreenMetric yang hadir dalam acara tersebut mendukung langkah yang dilakukan Polije.

Pria yang juga pendiri UI GreenMetric World University Ranking Network tersebut mengatakan bahwa setiap universitas atau kampus memiliki cara masing-masing untuk bertransformasi menjadi kampus ramah lingkungan.

"Tentunya tidak terkecuali Polije dengan konteks yang ada tentu akan mengembangkan kampusnya (menjadi kampus ramah lingkungan) sesuai dengan konteks apa yang ada di Polije," terang dia.

Doktor Junaidi juga berharap metode yang dilakukan Polije untuk bertranformasi menjadi kampus ramah lingkungan menjadi role model bagi kampus vokasi lain di Indonesia.

Semoga cara Polije bertransformasi ini juga akan menjadi rujukan bagi politeknik atau komunitas lain di Indonesia. Sehingga banyak inspirasi yang diharapkan dapat dipelajari dari Polije," harapnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES