Indonesia Positif

Usai Simposium di Malang, Ratusan Perguruan Tinggi di Indonesia Gabung PEMIMPIN

Jumat, 03 Mei 2024 - 18:43 | 13.65k
Acara simposium nasional yang digelar oleh STIE Malang Kucecwara pada Jumat (3/5/2024). (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)
Acara simposium nasional yang digelar oleh STIE Malang Kucecwara pada Jumat (3/5/2024). (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Ratusan Perguruan Tinggi di Indonesia resmi bergabung dengan Perkumpulan Pendidikan Kepemimpinan Perguruan Tinggi (PEMIMPIN). Hal itu setelah para pimpinan kampus mengikuti Simposium Nasional Kepemimpinan Perguruan Tinggi Indonesia yang digelar oleh STIE Malang Kucecwara, Kamis dan Jumat (2-3/5/2024).

PEMIMPIN sendiri merupakan perkumpulan yang punya tujuan mendorong perubahan perguruan tinggi Indonesia ke arah kemajuan sesuai cita-cita dan tujuan pendidikan di Indonesia. Ketua PEMIMPIN, Ike Agustina, S.Psi., M.Psi menyampaikan, sejauh ini yang terdaftar sebagai anggota PEMIMPIN ada 127 perguruan tinggi dan 7 anggota konsorsium.

"Simposium nasional ini menjadi wadah yang kami harapkan bisa menjadi agenda tahunan dari PEMIMPIN. Jadi pada simposium ini kami harap bisa berkumpul bersama pimpinan perguruan tinggi di indonesia dan menjadi wadah untuk saling mendiskusikan hal hal berkaitan dengan tata kelola perguruan tinggi," ucapnya.

Menurutnya, acara simposium semacam ini penting untuk bisa digelar secara rutin. Mengingat, perguruan tinggi juga harus selalu menyesuaikan diri dengan segala perkembangan zaman. Baik yang sifatnya baik maupun buruk.

Dalam acara ini, para pimpinan kampus diajak untuk saling berdiskusi dan menunjukkan penelitianya yang paling mutakhir. Sehingga Kampus lain bisa terpacu untuk bisa terus berbenah diri.

"Sejak hari pertama kami hadirkan narsum beragam, mulai pimpinan  dirjen dikti dan para pakar akademisi dari berbagai aspek," kata ini.

Pihaknya pun memberikan apresiasi atas gelaran simposium di Malang ini. Menurutnya, tahun ini akan menjadi percontohan pelaksanaan simposium di tahun-tahun berikutnya.

"Kedepan kegiatan akan terus kami gencarkan agar menjadi wadah dalam menemukan kolega, saling berbagi keresahan tantangan atau berkolaborasi untuk menghadapi tantangan bersama," pungkasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES