Indonesia Positif UIN Malang

Hadiri Wisuda di UIN Malang, Wamenag RI Bahas Soal Moderasi Beragama

Sabtu, 04 Mei 2024 - 14:34 | 11.65k
Wakil Menteri Agama RI, H. Saiful Rahmat Dasuki, S.IP., M.Si dalam gelaran Wisuda UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang digelar di Gedung Sport Center, UIN Malang, Sabtu (4/5/2024). (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)
Wakil Menteri Agama RI, H. Saiful Rahmat Dasuki, S.IP., M.Si dalam gelaran Wisuda UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang digelar di Gedung Sport Center, UIN Malang, Sabtu (4/5/2024). (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, H. Saiful Rahmat Dasuki, S.IP., M.Si. hadir dalam gelaran Wisuda UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang digelar di Gedung Sport Center, UIN Malang, Sabtu (4/5/2024).

Dalam kesempatan tersebut, ada banyak hal yang disampaikan oleh pria yang akrab disapa Gus Saiful ini kepada para wisudawan dan wali murid. Salah satunya mengenai moderasi beragama.

Dia menyampaikan, Indonesia dianugerah dengan banyaknya suku dan ras yang berbeda-beda. Selain itu, Indonesia juga mengakui 6 kepercayan sebagai agama yang sah di NKRI. Hal ini semestinya bisa dirawat sedemikian bagus agar tercipta sebuah kedamaian dan persatuan.

"Dia (Alloh SWT) yang menghendaki Indonesia dengan keberagamannya. Tentu mudah pula bagi-Nya sebenarnya untuk membuat hanya satu agama di dunia," ujarnya.

Namun, Tuhan berkehendak dengan menghadirkan bermacam agama serta kepercayaan di dunia dan juga Indonesia. Keberagaman yang tercipta ini, merupakan media untuk belajar seluruh umat manusia. Manusia diminta untuk mengelola dan memahami perbedaan, serta bertoleransi. Hal ini seperti yang tercantum dalam al Quran, Surat Al-Hujurat: 13. Penekanannya ialah pada kata lita'arrofu.

Wisuda-UIN-Maulana-Malik-Ibrahim-Malang-2.jpg

"Kita diharuskan untuk saling mengenal, memahami, mengetahui karakter orang lain yang berbeda dengan kita. Dengan pengetahuan ini, maka lahirlah sikap-sikap Moderasi Beragama dan menghargai sesama," tuturnya.

Pemerintah menunjukkan komitmennya untuk meleburkan moderasi beragama ke dalam setiap aktivitas kehidupan. Hal ini tertuang pada Peraturan Presiden No. 58 Tahun 2023 tentang Penguatan Moderasi Beragama. Aturan ini adalah wujud komitmen untuk tidak menghilangkan kemajemukan di Indonesia.

"Sehingga, bahasan moderasi beragama tidak hanya sekadar kata-kata, namun fokus kita bersama untuk memelihara keseimbangan. Hal ini terkait dengan nilai-nilai kebersamaan dan tenggang rasa sebagaimana yang diajarkan di agama kita, Islam," kata Gus Saiful.

Dalam kesempatan itu, Wamenag juga berkesempan memberikan penghargaan kepada belasan wisudawan terbaik yang dimiliki oleh UIN Malang, didampingi oleh Rektor, Wakil Rektor, dan Senat UIN Malang.

Seremonial Wisuda Periode Kedua Tahun 2024 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dihadiri oleh 800 wisudawan. Mereka terdiri dari 563 wisudawan jenjang S1 (sarjana), 217 wisudawan jenjang S2 (magister), 19 wisudawan jenjang S3 (doktor), dan 1 wisudawan Pendidikan Profesi Dokter. Menurut laporan akademik yang dibacakan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Umi Sumbulah, M.Ag. sebanyak 362 wisudawan S1 meraih IPK kategori Cum Laude. Jumlah ini menjadi mayoritas dengan persentase sebanyak 64 persen. (d)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES