Indonesia Positif

Bupati Kediri Dorong GP Ansor Bentengi Masyarakat dari Radikalisme dan Dampak Negatif Bandara

Sabtu, 04 Mei 2024 - 17:11 | 9.91k
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat membuka kegiatan Harlah GP Ansor dan tasyakuran.  (Foto: Diskominfo Kabupaten Kediri for TIMES Indonesia)
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat membuka kegiatan Harlah GP Ansor dan tasyakuran. (Foto: Diskominfo Kabupaten Kediri for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, KEDIRIBupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana berharap GP Ansor Kabupaten Kediri  bisa membentengi masyarakat dari paham radikalisme dan efek negatif dari pembangunan bandara. 

Hal ini disampaikan bupati yang sering disapa Mas Dhito ini saat menghadiri tasyakuran Hari Lahir Ansor ke-90 sekaligus halal bihalal di Pendopo Panjalu Jayati, Jumat (3/5/2024). 

“Ansor punya dua hal yang bisa menjadi benteng Kabupaten Kediri. Pertama, untuk membentengi radikalisme dan yang kedua benteng dari dampak negatif pembangunan bandara,” jelas Bupati Kediri. 

Sebagaimana diketahui, GP Ansor Kabupaten Kediri usai menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) dan terpilih Ketua GP Ansor Kabupaten Kediri masa khidmat 2024-2028 M Kanzul Fikri.

Dengan kepengurusan yang baru tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu berharap ke depan GP Ansor bisa terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai hal. 

“Harapan dengan nahkoda yang baru ini, bisa menjadi ketua Ansor yang amanah, bisa merepresentasikan bagaimana dawuh para masyayikh yang nantinya dibutuhkan Pemkab untuk melangkah,” kata Mas Dhito.

Dengan usia Ansor yang sudah menginjak 9 dekade tersebut, Gus Fikri, sapaan akrab M Kanzul Fikri, mengatakan peran GP Ansor di tingkat kabupaten harus lebih menyentuh di berbagai lapisan masyarakat. Tak terkecuali membentingi masyarakat dari ancaman radikalisme. 

Menurut Gus Fikri, upaya yang dilakukan kedepan sebagai tindakan preventif untuk melawan radikalisme ini adalah dengan melakukan pendekatan terhadap kaum muda. 

Dimana menurutnya, di Kabupaten Kediri ini sudah terindikasi maraknya paham radikalisme. Sehingga, pihaknya mengajak seluruh anggotanya untuk selalu turun ke bawah melihat kondisi lapangan, utamanya di kalangan milenial dan Gen Z. 

“Menjadi GP Ansor yang berbaur, khususnya kepada generasi muda, punya peranan penting dalam membentengi baik milenial maupun generasi Gen Z dari gerakan radikalisme yang semakin masif,” tuturnya. 

Adapun dalam acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Kediri yang juga Ketua Fatayat Kabupaten Kediri Dewi Mariya Ulfa, Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto, Dandim 08/09 Letkol Inf Aris Setiawan. 

Dalam acara yang dihadiri Bupati Kediri ini, ikut hadir pula Ketua Tanfidziah Pengurus Cabang (PC) NU Kabupaten Kediri KH Muhammad Makmun, Ketua PC Muslimat Kabupaten Kediri Hj Mudawamah, serta Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah Jawa Timur Iffatul Lathoif. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES