Indonesia Positif

Tingkatkan SDM Aparatur Desa, DPMD Pemkab Morotai Gelar Bimtek

Rabu, 08 Mei 2024 - 08:08 | 8.74k
Ratusan Aparatur Desa di Morotai mengikuti Bimtek Penyusunan Profil Desa dan Evaluasi Pengembangan Desa. Selasa, 7 Mei 2024. (Foto: Endik For TIMES Indonesia).
Ratusan Aparatur Desa di Morotai mengikuti Bimtek Penyusunan Profil Desa dan Evaluasi Pengembangan Desa. Selasa, 7 Mei 2024. (Foto: Endik For TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, PULAU MOROTAI – Upaya Pemkab Morotai melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Desa patut diapresiasi. Hal tersebut bertujuan guna meningkatkan pengembangan 88 desa di Kabupaten Morotai.

Dalam hal ini, DPMD Pemkab Morotai melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Profil Desa dan Evaluasi Pengembangan Desa melalui Profil Prodeskel dan Epdeskel bagi seluruh aparatur desa terkait.

Bertempat di Lantai II Aula Utama Kantor Bupati Pemkab Morotai, Selasa (7/5/2024), Bimtek yang diwajibkan oleh dua kementrian terkait itu, mulai dihelat dan dipastikan bakal berlangsung selama dua hari sesuai dengan kepadatan materi yang bakal diterima peserta Bimtek.

"Untuk meningkatkan perkembangan desa di Kabupaten Morotai, terdapat dua aplikasi yang diwajibkan bagi seluruh desa menggunakannya, yaitu aplikasi Prodeskel dan Epdeskel," ungkap Kepala DPMD Pemkab Morotai, Ida R Arsyad. 

Ia menegaskan, Bimtek yang dilaksanakan dan diikuti oleh ratusan aparatur desa ini merupakan program yang bersifat wajib dari dua kementerian terkait, yakni Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa

"Jadi kalau aplikasi Prodeskel itu diperuntukkan membuat Profil Desa sementara aplikasi Epdeskel diperuntukkan buat membahas soal evaluasi perkembangan desa, sehingga ini menjadi sangat penting buat aparatur desa mengikuti Bimtek agar memahaminya," terang Ida.

Selain itu, kata wanita jebolan IPDN Bandung ini, DPMD telah menekan seluruh desa untuk menginput data desa dalam sistem internal hingga pada tanggal 30 April 2024 kemarin, dan dari hasil evaluasi Morotai sudah mencapai 34 persen, capaian ini tertinggi bila dibandingkan dengan Kabupaten lain di Maluku Utara.

"Soal Profil Desa, sebenarnya awalnya sudah ada, hanya saja perlu dipahami kembali secara teknis karena itemnya cukup banyak sehingga Bimtek ini pesertanya dari Kepala Desa, Sekretaris Desa dan Operator Desa," pungkas Kadis PMD Pemkab Morotai, Ida R Arsyad. 

Diketahui, Bimtek yang digelar DPMD Pemkab Morotai ini diikuti oleh aparatur desa terkait, dari masing masing desa kurang lebih empat orang. Total yang mengikuti Bimtek sebanyak dua ratus orang lebih dan akan berlangsung selama dua hari, yakni tanggal 7-8 Mei 2024. Selain itu, pematerinya juga diisi dari Kemendagri RI.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES