Indonesia Positif

BSIP Jatim Latih Petani Mangga dan Jagung Rancang Rencana Bisnis

Rabu, 08 Mei 2024 - 14:45 | 8.86k
Focus Group Discussion (FGD) yang dipandu Tim ICARE BSIP Jawa Timur yang diikuti petani mangga dan jagung di Pasuruan. (foto: BSIP Jatim)
Focus Group Discussion (FGD) yang dipandu Tim ICARE BSIP Jawa Timur yang diikuti petani mangga dan jagung di Pasuruan. (foto: BSIP Jatim)

TIMESINDONESIA, PASURUAN – Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Jawa Timur (BSIP Jatim) menggelar kegiatan "Persiapan Penyusunan Rencana Bisnis" untuk komoditas mangga dan jagung.

Kegiatan pada 25 April 2024 ini dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Wisata Miniatur Ka'bah Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang untuk komoditas mangga dan Kebun Kurma Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo untuk komoditas jagung.

Kegiatan ini dihadiri oleh 80 orang peserta, terdiri dari KJF Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pasuruan, Ketua dan pengurus Koperasi Mangga Putar Maslahat Pasuruan, Ketua dan Pengurus Koperasi Jagung Jaya Abadi Pasuruan, Ketua dan anggota kelompok tani Program Integrated Corporation of Agricultural Resources, Development and Empowerment (ICARE), serta Koordinator BPP dan PPL dari Kecamatan Rembang, Sukorejo, dan Wonorejo.

Kepala BSIP Jawa Timur, Dr. Atekan, SP, M.Si., saat membuka acara dan menyampaikan beberapa poin penting. Pertama, menekankan pentingnya penyusunan rencana bisnis agar penggunaan anggaran, khususnya melalui skema Matching Grant, dapat dilakukan secara optimal dan transparan.

Kedua, berpesan agar korporasi yang terbentuk dapat dikuatkan dan terus meningkatkan jumlah anggotanya sehingga manfaat program ICARE dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Atekan menambahkan, pembentukan korporasi ini bukan merupakan garis akhir dari program ICARE, melainkan langkah awal untuk membangun pertanian yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.

Acara inti kegiatan adalah pembahasan kebutuhan rencana bisnis koperasi dan persiapan rencana bisnis koperasi. Acara ini dikemas dalam bentuk mini Focus Group Discussion (FGD) yang dipandu Tim ICARE BSIP Jawa Timur.

Melalui FGD ini, para peserta diharapkan dapat merumuskan rencana bisnis yang matang dan terukur untuk meningkatkan kinerja korporasi dan kesejahteraan petani.

Sebagai informasi, Program ICARE Jawa Timur merupakan langkah strategis untuk memberdayakan petani dan meningkatkan sektor pertanian di wilayah program. Pembentukan korporasi dan penyusunan rencana bisnis yang matang diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas, akses pasar, dan pendapatan petani. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES