Indonesia Positif Universitas Islam Malang

Tim PKM-RE Teknik Mesin Unisma Malang Lolos Pendanaan Kemendikbudristek 2024

Selasa, 14 Mei 2024 - 13:51 | 58.19k
Tim PKM-RE Teknik Mesin Unisma Malang lolos pendanaan Dirjen Belmawa Kemendikbudristek 2024. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
Tim PKM-RE Teknik Mesin Unisma Malang lolos pendanaan Dirjen Belmawa Kemendikbudristek 2024. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
FOKUS

Universitas Islam Malang

TIMESINDONESIA, MALANG – Mahasiswa Prodi Teknik Mesin Unisma Malang dinyatakan lolos dan meraih pendanaan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun pendanaan 2024 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Dirjen Belmawa Kemendikbudristek).

Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Islam Malang, bersyukur atas kesempatan ini. Dengan kerjasama dan dedikasi tim yang dipimpin oleh Muhammad Dwi Ramadhani dari Program Studi Teknik Mesin, serta anggota tim lainnya seperti Bregas Istha Sasangka Aji Nagari, Lizio Materino Da Costa, Ahmad Alan Yanuarta dari Program Studi Teknik Mesin, dan Melani Syafa’atul Aulia dari Program Studi Agroteknologi.

Tim tersebut di bawah bimbingan Akhmad Faruq Alhikami S.T., M.Sc., dosen di Program Studi Teknik Mesin Universitas Islam Malang. 

Tim dari Unisma itu berhasil mengusulkan program PKM Riset Eksakta (PKM-RE). Dengan mengusung proposal yang berjudul "Biokomposit nanokatalis dari limbah sekam padi/ampas tebu sebagai alternatif katalis heterogen untuk produksi biodiesel berkelanjutan berbasis zero waste".

Muhammad Dwi Ramadhani ketua tim menjelaskan mendapatkan pendanaan untuk PKM tidak mudah untuk dicapai. Berdasarkan informasi dari Belmawa, dari sekitar 43 ribu proposal yang diajukan, hanya kurang dari 4 ribu proposal yang berhasil mendapatkan pendanaan. Hal ini mencerminkan tingkat persaingan yang tinggi dalam program tersebut.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

flayer-unisma.jpg

Latar belakang penelitian yang diangkat oleh tim ini adalah upaya mencari alternatif terhadap ketergantungan pada sumber daya yang tidak dapat diperbarui, kami memanfaatkan limbah minyak jelantah sebagai bahan bakar biodiesel dan limbah pertanian seperti ampas tebu dan sekam padi sebagai katalisnya.

"Fokus penelitian kami terutama adalah pada pengembangan kedua limbah tersebut sebagai bahan baku yang dapat digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk sebagai katalis. Limbah minyak jelantah sisa penggorengan kami olah menjadi biodiesel yang ramah lingkungan," jelas Muhammad Dwi Ramadhani.

Lebih lanjut ia mengatakan tujuan utama dari program PKM-RE untuk mengurangi emisi gas buang kendaraan bermotor, yang menjadi penyebab utama polusi udara yang berdampak negatif pada kesehatan manusia dan lingkungan.

Dengan memanfaatkan limbah seperti ampas tebu dan sekam padi sebagai katalis untuk mengubah limbah minyak jelantah menjadi biodiesel, kami berharap dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dalam transportasi.

Dukungan dan kerjasama dalam menjalankan PKM-RE ini juga tidak terlepas dari peran dosen pendamping Akhmad Faruq Alhikami S.T., M.Sc., yang membimbing dan mengajukan program penelitian ini. Kami percaya bahwa hasil penelitian ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Sebagai perwakilan dari Program Studi Teknik Mesin dan Agroteknologi, kami bertekad untuk membawa program PKM kami sampai lolos Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) dan menjadi kebanggaan dari Program Studi Teknik Mesin/Agroteknologi.

"Kami juga berharap dapat memberikan motivasi kepada teman-teman kami untuk mengajukan penelitian yang serupa hingga mendapatkan pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI), serta mengharapkan penelitian-penelitian sejenis dapat lebih memanfaatkan limbah yang ada di sekitar lingkungan kita," harapnya. (*)

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES