Indonesia Positif

APWI BKKBN Selenggarakan Writing Clinic, Dorong Kajian Riset Masalah Kependudukan

Selasa, 21 Mei 2024 - 19:31 | 40.04k
Tangkapan layar sesi webinar Writing Clinic yang diselenggarakan Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI) BKKBN, Selasa (21/5/2024). (Foto: Dok APWI for TIMES Indonesia)
Tangkapan layar sesi webinar Writing Clinic yang diselenggarakan Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI) BKKBN, Selasa (21/5/2024). (Foto: Dok APWI for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia (APWI) BKKBN menyelenggarakan Writing Clinic (Klinik Kepenulisan) secara daring atau webinar, Selasa (21/5/2024).

Pelatihan webinar ini diikuti para Widyaiswara di seluruh lembaga pelatihan Penyuluh KB dan PLKB, serta jajaran fungsional BKKBN. Sasarannya, untuk mengembangkan kemampuan menghasilkan karya tulis ilmiah guna menunjang pemecahan masalah kependudukan dan keluarga. 

Webinar menghadirkan narasumber Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Keluarga Berencana dan Kesejahteraan Keluarga BKKBN, Pengelola Jurnal Widyaisara Indonesia, dan praktisi penelitian APWI BKKBN. 

Ketua pelaksana kegiatan webinar, Bambang Widjonarko menjelaskan, ada empat tema penting yang disampaikan narasumber, yakni tema pendidikan dan pelatihan, tema kependudukan, tema KB dan kesehatan reproduksi, serta tema pembangunan keluarga. 

Secara khusus, menurutnya, pelatihan ini juga diharapkan bisa meningkatkan kontribusi widyaiswara dan pejabat fungsional lain, terhadap pengembangan program Bangga Kencana BKKBN. 

Ketua APWI BKKBN Elly Emalia, MPd, mengungkapkan dengan pelatihan webinar kepenulisan ini diharapkan bisa mendorong ASN di bawah BKKBN yang kritis, serta produktif dalam tulisan dan kajian. 

"Dengan produktivitas tulisan ilmiah dan peneliyian, maka akan bisa memberi masukan kebijakan program sesuai tema tersebut. 

Dampak kemanfaatan yang akan didapatkan, fungsional di lingkup BKKBN mampu membaca realitas persoalan kependudukan dan keluarga dihadapi masyarakat.

"Dari kemampuan memotret persoalan tersebut, lalu mengangkatnya dalam kajian dan riset, akan bisa jadi bahan masukan penyusunan kebijakan pihak-pihak terkait di wilayah kerja masing-masing," kata Ketua APWI BKKBN ini. (*) 

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES