Indonesia Positif

ISNU Kabupaten Malang dan Pasuruan Teken Kerja Sama Bidang Riset dan Publikasi

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:34 | 45.94k
Rombongan PC ISNU Kabupaten Pasuruan bersama PC ISNU Kabupaten Malang dan jajaran, berfoto usai penandatanganan MoU Kerjasama Riset dan Publikasi, Kamis (23/5/2024). (Foto: ISNU for TIMES Indonesia)
Rombongan PC ISNU Kabupaten Pasuruan bersama PC ISNU Kabupaten Malang dan jajaran, berfoto usai penandatanganan MoU Kerjasama Riset dan Publikasi, Kamis (23/5/2024). (Foto: ISNU for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Pengurus Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Malang melangsungkan penandatanganan MoU kerja sama dengan ISNU Kabupaten Pasuruan, di Pesantren Rakyat Al-Amin Sumberpucung, Kabupaten Malang, Kamis (23/5/2024). 

Sebanyak 25 orang pengurus dari PC dan PAC (Pimpinan Anak Cabang) ISNU Kabupaten Pasuruan ikut serta dalam Wisata Organisasi ini.  Kunjungan silaturahmi sekaligus MoU ini merupakan program Wisata Organisasi yang diadakan oleh pengurus PC ISNU Kabupaten Pasuruan ke sejumlah organisasi.

Selain diskusi dan sharing, PC ISNU Kabupaten Pasuruan juga meneken dokumen kerja sama dengan PC ISNU Kabupaten Malang. MoU Kerja sama kedua PC ISNU ini akan dilakukan ini dalam bidang penelitian dan publikasi.

Diketahui sebelumnya, PC ISNU Kabupaten Pasuruan getol mempublikasi karya tulis para kiai, guru, dan profesional lainnya dalam bentuk buku. Selain itu, organisasi peraih predikat PC ISNU terbaik pada NU Award 2023 itu terus aktif membangun komunikasi antarorganisasi.

Dalam kesempatan ini, pihak PC ISNU Kabupaten Pasuruan juga belajar pengelolaan Pesantren Rakyat Al-Amin. 

ISNU-Kabupaten-Pasuruan-2.jpg

Ketua PC ISNU Kabupaten Pasuruan, Dr Ahmad Adip Muhdi, MHI, mengaku terinspirasi postingan dari Ketua PC ISNU Kabupaten Malang, Dr (c) KH Abdullah SAM, SPsi, MPd, di sosial medianya. 

"Sehingga, hari ini kami bersama pengurus juga ingin belajar dan mengetahui konsep Pesantren Rakyat Al-Amin ini," kata Ahmad Adip, Kamis (23/5/2024). 

Pesantren Rakyat Al-Amin sendiri merupakan pesantren yang didirikan oleh Kiai Abdullah SAM pada 2008 silam. Sejak awal berdiri, Pesantren Rakyat menggratiskan biaya santri yang ingin mondok di lembaga tersebut.

Menurutnya, walau dikenal sebagai pondok yang gratis, tetapi fasilitas dan konsep pendidikan yang ada di pesantren ini cukup lengkap dan berkualitas. Kurikulum yang dipakai adalah kurikulum ala rakyat, berdasar pada local wisdom masyarakat.

Oleh karena itu, tak heran jika pesantren yang pernah meraih predikat pemberdayaan terbaik nasional pada tahun 2015 itu memiliki gagasan yang out of the box. Ada program takhasus kitab kuning cepat, program fakultatif seperti kelas musik gamelan, pertanian, peternakan, dan perikanan.

Selain itu, santri Pesantren Rakyat juga bisa belajar keahlian perbengkelan, kelas bahasa, kerajinan, arsitektur hingga bidang jurnalistik, media, dan teknologi informasi.

Menurut Kiai Abdullah SAM, sudah banyak akademisi kampus yang berkunjung ke Pesantren Rakyat. Tercatat, lebih dari 600 kampus dan 200 profesor telah berkunjung ke Pesantren Rakyat yang diasuhnya. 

"Dari beliau-beliau ini lahir banyak karya ilmiah berupa tesis, disertasi, jurnal, dan beragam tulisan lainnya. Dan menjadikan Pesantren Rakyat ini seperti 'makhluk baru'. Jika sebelumnya ada pesantren salaf, pesantren modern, dan pesantren khalaf, maka yang keempat adalah Pesantren Rakyat,"  kata tokoh dengan julukan Kiai Sableng itu.

Lebih dari itu, Ketua PC ISNU Kabupaten Malang yang saat ini sedang menjalankan ibadah haji tersebut, turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan PC ISNU Kabupaten Pasuruan. Melalui sambungan virtual, beliau menyebut bahwa gerak langkah PC ISNU Kabupaten Malang juga terinspirasi dari PC ISNU Kabupaten Pasuruan.

Abdullah SAM menambahkan, saat ini PC ISNU Kabupaten Malang tengah fokus pada program upgrading.

"Kami sudah melakukan banyak upgrading dalam beberapa hal, baik pemberian beasiswa kepada guru madin dan kelas khusus ISNU S2. Selanjutnya, pemberdayaan dengan pemberian kambing di beberapa kecamatan, upgrading jurnalistik dan IT berupa podcast, dan upgrading politik seperti sekolah politik," ungkapnya.

Termasuk, lanjut Abdullah, pihaknya sudah pernah sampai ke Singapura, ke Nanyang University (NTU) dan NUS (National University of Singapore) untuk upgrading. 

"Yang terpenting menurut saya adalah berani menelurkan ide dan menjalankan ide, karena itu yang belum dimiliki oleh kebanyakan dari kita," kata Wakil Ketua STIT Ibnu Sina Malang itu.

Menjawab penasaran dari pengurus ISNU Pasuruan akan perkembangan Pesantren Rakyat dan ISNU yang begitu pesat, Kiai Abdullah SAM menyebutkan, multilevel strategi sebagai kuncinya. "Kekuatan Pesantren Rakyat adalah sinergitas dan kuncinya di Multi Level Strategi (MLS)," bebernya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Hendarmono Al Sidarto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES