Indonesia Positif

Munas BEM Se-Indonesia, Ini Rekomendasi dari BEM Unisla

Jumat, 31 Mei 2024 - 00:28 | 10.38k
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa se-Indonesia pada acara Munas BEM SI ke-XVII yang dilaksanakan di Universitas Komputer Indonesia dan Universitas Pasundan Kota Bandung Jawa Barat. Kamis, (30/5/2024).  (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa se-Indonesia pada acara Munas BEM SI ke-XVII yang dilaksanakan di Universitas Komputer Indonesia dan Universitas Pasundan Kota Bandung Jawa Barat. Kamis, (30/5/2024). (FOTO: AJP TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, LAMONGAN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Lamongan (Unisla) Kabinet Sinergi Kolaborasi mengikuti Musyawarah Nasional BEM SI ke-XVII (Munas BEM SI) di Universitas Komputer Indonesia dan Universitas Pasundan Kota Bandung Jawa Barat, Kamis, (30/5/2024). 

Munas BEM merupakan forum tertinggi dari Aliansi BEM SI Kerakyatan yang diselenggarakan rutin tiap tahun untuk membahas berbagai dinamika yang ada saat ini, serta melaksanakan musyawarah guna melaksanakan amanah aliansi yakni pergantian roda kepemimpinan pusat hingga wilayah. 

Nur Wahid, Ketua BEM Unisla mengaku membawa 2 rekomendasi isu untuk dibahas dan dicarikan solusi yang harapannya bisa membantu penyelesaian berbagai dinamika yang terjadi saat ini. 

"Rekomendasi yang disodorkan BEM Unisla kepada pengurus pusat maupun peserta Munas BEM SI ke-XVII ini tentang isu terkait kesehatan dan lingkungan. Kita ketahui bahwasanya kesehatan dan lingkungan tak dapat dipisahkan dalam kehidupan ini, lingkungan yang sehat akan menjadikan kehidupan makhluk hidup yang ada didalam ekosistemnya pun ikut menjadi sehat. Bebas dari berbagai problematika lingkungan seperti polusi udara dan air menjadi lebih layak untuk digunakan untuk berbagai aktivitas sehari-hari," katanya.

Wahid menambahkan dengan rekomendasi tersebut bisa diinventarisir dan ditindak lanjuti oleh pengurus pusat yang terpilih maupun peserta forum Munas BEM SI XVII .

"Kami harap pada Munas BEM SI ini mendapatkan formula terbaik untuk menuntaskan berbagai problematika yang ada saat ini utamanya terkait dengan isu kesehatan dan isu lingkungan," ujarnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ardiyanto
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES