Mahasiswa Filipina Belajar Gamelan dan Tari di Kampus UNIPMA, Ini Keseruannya!
Mahasiswa asing dari Mariano Marcos State University (MMSU) dan Nueva Ecija University of Science and Technology (NEUST) Filipina melakukan Faculty Mobility di UNIPMA Madiun

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MADIUN – Mahasiswa asing dari Mariano Marcos State University (MMSU) dan Nueva Ecija University of Science and Technology (NEUST) Filipina melakukan Faculty Mobility di UNIPMA Madiun (Universitas PGRI Madiun). Mereka dikenalkan budaya Indonesia di UNIPMA Madiun, tak hanya terbatas pada bahasa.
Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) UNIPMA mengenalkan berbagai jenis tarian dan alat musik tradisional yakni gamelan. Mereka tidak hanya melihat, tetapi juga langsung memperagakan tarian dan mempelajari langsung bagaimana memainkan gamelan yang dibimbing tim UKM Tjandra Kirana dan UKM Cendekia Laras Swara.

Dalam kegiatan itu, mahasiswa asing didampingi oleh Tim BIPA UNIPMA yaitu, Devi Cintia Kasimbara, S.Pd., M.A. dan Brigitta Septarini Rahmasari, S.S., M.Pd. pada Sabtu (27/4/2024).
Salah seorang mahasiswa asing dari Filipina, Ma.Louisa Zaragosa mengaku sangat senang bisa belajar budaya dan kesenian Indonesia. Ia juga mengatakan bahwa latihan tari yang diajarkan sangat bagus dan bisa mambantu dalam mengenalkan budaya Indonesia.
“Saya senang bisa berkesempatan belajar kesenian ini. Ini kali pertama saya datang ke UNIPMA Madiun, Pengalaman ke sini sangat menarik,” katanya.

Sementara itu, mahasiswa lain Vanessa Padua mengungkapkan perasaan senangnya dengan aktivitas mengenal budaya Indonesia. "Hari ini saya senang krena kita menyaksikan bagaimana belajar tari dan memainkan alat musik tradisional gamelan,” ungkapnya.
Tim BIPA UNIPMA Devi Cintia Kasimbara, S.Pd., M.A, mengungkapkan, diadakannya kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenalkan budaya Indonesia kepada mereka khususnya budaya Jawa.
“Jadi selain di ruangan, mereka juga diajarkan terkait kebudayaan yang ada di Indonesia. Mereka belajar tari dan gamelan,” paparnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

