Indonesia Positif

Membangun Masa Depan Hijau: Perjalanan Ecobuild Green Building Consultant dalam Mendorong Praktik Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia

Sabtu, 08 Juni 2024 - 05:48 | 7.53k
Ecobuild Green Building Consultant (Foto: Wijaya)
Ecobuild Green Building Consultant (Foto: Wijaya)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Seiring dengan meningkatnya urbanisasi dan pertumbuhan penduduk, kota-kota besar di Indonesia menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang signifikan. Di tengah krisis lingkungan ini, konsep bangunan hijau atau green building muncul sebagai salah satu alternatif yang dapat membantu mengatasi masalah tersebut.

Namun, penerapan konsep green building di Indonesia tidaklah mudah. Banyak pemangku kepentingan masih memandang konsep pembangunan ini sebagai sesuatu yang mahal dan rumit. Edukasi dan advokasi menjadi kunci dalam mengubah cara pandang tersebut.

Penting untuk menunjukkan bahwa green building dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata tanpa mengorbankan kualitas dan kenyamanan. Maka dari itu, Ecobuild Green Building Consultant hadir sebagai jawaban untuk mempromosikan dan mengimplementasikan green building yang efisien di Indonesia.

Wiza Hidayat selaku CEO Ecobuild Green Building Consultant berbagi cerita tentang perjalanannya. "Perjalanan saya dimulai dari keresahan terhadap kota Jakarta tempat tinggal saya yang penuh polusi, macet, dan kualitas udara yang kurang baik. Hidung saya ini cukup sensitif, sehingga sering kali tidak nyaman saat menikmati fasilitas publik di Jakarta," ujar Wiza Hidayat.

Saat berkiprah di industri desain & konstruksi, Wiza melihat adanya kebutuhan mendesak untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam desain dan konstruksi bangunan. Dengan latar belakang dan permasalahan yang dialaminya, Wiza mendirikan Ecobuild Green Building Consultant bersama dua rekannya yang visioner, Yadi Krisnadi dan Taufik Hendra.

"Kami memiliki kesamaan visi untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik dan berkelanjutan melalui bangunan hijau. Visi kami adalah menciptakan bangunan yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga efisien secara ekonomi dan nyaman untuk penghuninya," tambah Wiza.

Inspirasi utamanya datang dari keyakinan bahwa industri konstruksi memiliki peran besar dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dia melihat banyak proyek konstruksi yang tidak memperhatikan aspek lingkungan dan berkontribusi pada perubahan iklim.

“Saya ingin menunjukkan bahwa kita bisa membangun dengan cara yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan tanpa mengorbankan kualitas dan kenyamanan. Melalui perusahaan ini, kami ambil bagian dalam memberikan kontribusi nyata dalam mendorong praktik pembangunan berkelanjutan di Indonesia dan di seluruh dunia,” jelasnya.

Sejak pendiriannya pada tahun 2023, Ecobuild Green Building Consultant telah mengerjakan lebih dari 50 proyek green building di berbagai penjuru Indonesia. Beberapa proyek bahkan dijadikan pilot project oleh Green Building Council Indonesia untuk menguji rating tools yang baru diciptakan.

Pada Desember 2023, Ecobuild Green Building Consultant berhasil meraih penghargaan “Best Sustainable Leadership Green Building Consultant” dari Green Building Council Indonesia dalam acara Greenship Awards 2023. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas dedikasi Ecobuild Green Building Consultant dalam mendorong praktik pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Salah satu proyek paling signifikan yang dikerjakan Ecobuild Green Building Consultant adalah pembangunan gedung Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN). Proyek ini menggabungkan berbagai elemen green building, termasuk penggunaan energi terbarukan, sistem pengelolaan air yang efisien, dan penggunaan bahan bangunan ramah lingkungan.

Ke depan, Wiza berambisi menjadikan Ecobuild Green Building Consultant sebagai pemimpin dalam konsultasi green building di Asia Tenggara. Ecobuild Green Building Consultant juga berencana mengembangkan layanan baru yang bisa membantu lebih banyak perusahaan dan individu untuk beralih ke praktik yang lebih ramah lingkungan.

"Green building bukan hanya tren sesaat, tetapi sebuah kebutuhan yang mendesak menuju target Indonesia Net Zero Emission 2060," ungkap Wiza. Dia mengajak setiap individu dan organisasi untuk mengambil langkah kecil seperti menghemat energi dan menggunakan bahan bangunan ramah lingkungan. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Dhina Chahyanti
Publisher : Rochmat Shobirin

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES