Indonesia Positif

Latihan Menembak, Kodim 0812 Lamongan Tingkatkan Kemampuan Prajurit

Selasa, 11 Juni 2024 - 12:21 | 7.14k
Anggota Kodim 0812/Lamongan saat mengikuti latihan menembak senjata ringan. (Foto : Pendim 0812 for Times Indonesia)
Anggota Kodim 0812/Lamongan saat mengikuti latihan menembak senjata ringan. (Foto : Pendim 0812 for Times Indonesia)

TIMESINDONESIA, LAMONGANKodim 0812 Lamongan menggelar latihan menembak senjata ringan sebagai bagian dari upaya mereka untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan anggota militer. 

Dandim 0812 Lamongan Ledkol Arm Ketut Wira Purbawan mengatakan, latihan menembak ini diadakan secara berkala dengan tujuan untuk melatih, mengasah, dan memelihara kemampuan menembak yang sudah dimiliki oleh masing-masing prajurit. 

"Setiap prajurit diharapkan memiliki kemampuan menembak senjata ringan yang baik, karena kemampuan ini merupakan modal utama yang harus dimiliki oleh setiap tentara," ujar Dandim.

Kodim-0812.jpg

Pada latihan kali ini, sambungnya, senjata yang digunakan adalah SS1 V3 dan acara ini berlangsung di Lapangan Tembak Kodim 0812/Lamongan di Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan pada Selasa, (11/6/ 2024).

Dirinya juga menekankan bahwa dengan latihan menembak, anggota Kodim 0812/Lamongan dapat melatih kedisiplinan, ketenangan, kesabaran, dan akurasi yang tepat.

Sementara itu, Komandan Latihan (Danlat) pada acara tersebut, Kapten Inf Imam Mustain, menekankan pentingnya pematuhan terhadap aturan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara dan pelatih lapangan. 

Ia juga mengingatkan peserta latihan tentang bahaya keteledoran dalam menjalankan latihan menembak, yang dapat berakibat fatal. 

Kodim-0812-b.jpg

Menurutnya, terkadang ada kecenderungan untuk meremehkan latihan karena seorang prajurit sudah terbiasa dengan senjata, namun hal ini harus dihindari untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Kapten Imam juga menekankan bahwa faktor keamanan selama latihan menembak senjata ringan merupakan hal yang sangat penting. 

"Hasil dari sebuah latihan tidak akan berguna jika terjadi cedera atau kejadian yang tidak diinginkan. Sebaliknya, bila latihan berjalan dengan aman dan lancar, hal itu menjadi indikator keberhasilan dalam latihan," ungkapnya.

Latihan menembak senapan ini berlangsung selama 3 hari dengan menggunakan senjata laras panjang jenis SS1 V3. 

Dandim 0812 Lamongan berpesan agar setiap prajurit memanfaatkan waktu latihan dengan sebaik-baiknya sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada Bangsa dan Negara, serta untuk memastikan kesiapan dalam menjalankan tugas-tugas yang diemban dengan baik dan profesional. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES